
Editorialkaltim.com – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, datang ke seri Amerika Serikat dengan kepercayaan diri tinggi. Ia mengaku mulai “ketagihan” bersaing di barisan depan setelah tampil impresif pada dua balapan awal Moto3 2026.
Seri ketiga akan digelar di Circuit of the Americas (COTA), trek yang belum pernah dijajal Veda sebelumnya. Meski demikian, hal tersebut tak membuatnya gentar.
“Sirkuit itu baru bagi saya. Namun, saya akan terus belajar dan melakukan yang terbaik,” ujar Veda, dikutip dari Antara.
Kepercayaan diri Veda meningkat pesat setelah merasakan persaingan di grup depan. Ia finis kelima pada seri pembuka di Thailand, lalu mencetak sejarah dengan podium ketiga di Brasil.
Hasil tersebut menjadi titik balik bagi pembalap berusia 17 tahun itu. Ia kini merasa mampu bersaing dengan para rider papan atas dan ingin mengulang bahkan meningkatkan pencapaiannya.
“Kini saya tahu bahwa saya mampu bertarung di baris depan. Jadi, saya mau lebih,” ucap pebalap dari Honda Team Asia tersebut.
Status rookie tak lagi menjadi beban besar bagi Veda. Ia mulai beradaptasi dengan ritme balapan dan tekanan di level dunia, termasuk menghadapi sirkuit baru.
Moto3 Amerika Serikat pun menjadi momentum bagi Veda untuk membuktikan konsistensinya. Ia berambisi kembali tampil kompetitif dan tetap berada di rombongan depan.
“Tim melakukan pekerjaan yang sangat baik sehingga semuanya berjalan lancar. Saya sangat bangga dengan hasil di Brasil, pencapaian terbesar saya sejauh ini. Terima kasih sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia untuk semua dukungannya,” katanya.(ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



