Nasional

DPR Desak Usut Tuntas Teror Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Negara Diminta Tanggung Pengobatan

Demonstrasi pendukung Andrie Yunus (Foto: BBC)

Editorialkaltim.com – Komisi III DPR RI mendesak aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. DPR juga meminta negara bertanggung jawab penuh atas biaya pengobatan korban hingga pulih.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan pihaknya telah menghubungi Kapolda Metro Jaya untuk memastikan penanganan kasus tersebut berjalan cepat.

Ia menegaskan kepolisian harus segera mengungkap pelaku di balik teror terhadap aktivis HAM tersebut.

“Terhadap Andrie Yunus juga harus dilakukan pengawalan maksimal agar beliau benar-benar aman dari ancaman kekerasan susulan,” kata Habiburokhman dalam keterangan tertulis Parlementaria, Sabtu (13/3/2026).

Baca  Jumlah Penduduk Potensial Pemilih Pilkada 2024 Sebanyak 207,1 Juta Jiwa

Habiburokhman menilai tindakan kekerasan terhadap warga negara tidak dapat dibenarkan dalam situasi apa pun. Menurutnya, perbedaan pandangan dalam kehidupan demokrasi seharusnya disikapi dengan dialog, bukan dengan intimidasi maupun kekerasan.

Ia mengingatkan bahwa konstitusi telah menjamin hak setiap warga negara untuk hidup aman dan bebas dari ancaman. Hal itu tertuang dalam Pasal 28G UUD 1945 yang menyatakan setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi serta rasa aman dari ancaman ketakutan dalam menjalankan haknya.

Karena itu, Komisi III DPR memastikan akan terus memantau perkembangan penyelidikan kasus ini agar berjalan secara profesional.

Selain itu, DPR juga meminta negara hadir memberikan perlindungan dan dukungan penuh kepada korban.

Baca  88.987 Jamaah Haji Gelombang I Berangkat ke Madinah, Mayoritas Ibu Rumah Tangga

“Kami minta negara menanggung seluruh biaya pengobatan terbaik agar korban bisa segera pulih,” tegas politikus Fraksi Partai Gerindra tersebut.

Sebelumnya, Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis (12/3) malam.

Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menjelaskan peristiwa itu terjadi setelah Andrie menghadiri acara siniar bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) sekitar pukul 23.00 WIB.

Dimas menyebut Andrie mengalami luka serius akibat serangan tersebut.

“Telah mengalami serangan penyiraman air keras oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) yang mengakibatkan luka serius di sekujur tubuh terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata,” ujarnya.

Baca  Soeharto Diusulkan Jadi Pahlawan, Puan Minta Cermati Rekam Jejaknya

Korban kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sekitar 24 persen pada tubuhnya.

Menurut Dimas, pelaku diduga berjumlah dua orang dan beraksi menggunakan sepeda motor. Salah satu pelaku menyiramkan air keras ke arah korban hingga mengenai sebagian tubuhnya.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button