Internasional

Iran Tolak Negosiasi dengan Amerika Serikat, Sebut Trump Mulai Khawatir

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani (Foto: Reuters)

Editorialkaltim.com – Pemerintah Iran secara tegas menolak semua upaya negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) menyusul kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan gabungan AS dan Israel yang memicu eskalasi konflik di Timur Tengah. Iran juga menilai Presiden AS Donald Trump mulai panik dengan perkembangan terbaru di kawasan. 

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, secara langsung membantah klaim yang beredar bahwa Teheran telah berupaya menjalin pembicaraan dengan Washington di tengah konflik yang semakin memanas.

Baca  OpenAI Luncurkan Sora, Aplikasi Video AI Tandingan TikTok

Dalam unggahan di platform X, Larijani menegaskan bahwa Iran tidak akan membuka pintu dialog dengan AS. 

“Kami tidak akan bernegosiasi dengan AS,” tulis Ali di X, dikutip Al Jazeera, Senin (2/3/2026).
menepis spekulasi tentang kemungkinan pembicaraan di tengah eskalasi konflik kawasan. 

Selain itu, Larijani juga mengkritik pernyataan Presiden Trump terkait konflik tersebut. Ia menilai Trump justru khawatir akan dampak kerugian lebih lanjut di kalangan militer AS akibat keterlibatan mereka dalam serangan ke Iran. 

Baca  Indonesia Terpilih sebagai Anggota Dewan Gubernur Badan Tenaga Atom Internasional 2023-2025, Perkuat Kerjasama Energi Nuklir Damai

“Dia sekarang khawatir tentang kerugian lebih lanjut dari tentara Amerika. Dengan delusinya sendiri, dia telah mengubah slogan ‘Amerika Pertama’ menjadi ‘Israel Pertama’ dan mengorbankan pasukan Amerika untuk nafsu kekuasaan Israel,” sindir Larijani, mengacu pada pernyataan Trump. 

Kematian Ayatollah Ali Khamenei yang dikonfirmasi oleh media internasional terjadi setelah serangan udara yang diluncurkan oleh koalisi AS dan Israel, yang juga dilaporkan menewaskan sejumlah pejabat senior Iran. Kondisi ini memicu balasan Iran dalam bentuk serangan drone dan rudal ke wilayah yang dituduh menjadi basis militer AS dan sekutunya di Timur Tengah. (ndi)

Baca  Krisis di Gaza! Warga Terpaksa Bersih-bersih Badan dengan Pasir

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya

Related Articles

Back to top button