
Editorialkaltim.com – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan program Mahasiswa Berprestasi Gratis (MBG) tidak akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia menjelaskan anggaran untuk MBG telah memiliki alokasi tersendiri yang bersumber dari program efisiensi daerah.
“Dengan adanya alokasi khusus dari program efisiensi daerah, maka tidak perlu lagi menyediakan anggaran MBG melalui APBD,” paparnya saat ditemui di Balai Kota Samarinda sebelum bertolak ke Jakarta untuk menjalani persiapan pelantikan kepala daerah, Minggu (16/02/2025).
Sebagai langkah strategis, ia mengarahkan agar anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk MBG dapat dialihkan ke program yang lebih berdampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam sektor pendidikan. Salah satu fokus utamanya adalah perbaikan sekolah, baik bangunan berbahan kayu maupun sekolah permanen.
“Orientasi pemerintahan saat ini adalah melakukan perbaikan sekolah setiap tahun. Targetnya, pada 2029 seluruh sekolah di Samarinda dalam kondisi baik,” tegasnya.
Selain pendidikan, Pemkot Samarinda juga akan meningkatkan tata kelola pelayanan publik, sektor kesehatan, serta program pengentasan kemiskinan. Ia menekankan kebijakan daerah harus selaras dengan visi pemerintahan nasional yang baru di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
“Kami akan tegak lurus mengikuti visi Prabowo-Gibran, karena program mereka sangat pro-rakyat. Ini demi menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat Samarinda sebagai bagian dari satu kesatuan pembangunan nasional,” tandasnya.
Dengan kebijakan ini, Pemkot Samarinda menegaskan komitmennya dalam memprioritaskan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan publik. (Adr)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.