IKNNasional

IKN Ditarget Jadi Ibu Kota Politik 2028, Prabowo Mau Pindahkan 9.500 ASN

Pegawai IKN (Foto: Dok IKN)

Editorialkaltim.com – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memastikan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur akan terus berlanjut. Melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah, IKN ditetapkan sebagai ibu kota politik pada 2028.

Perpres tersebut juga memuat target pemindahan aparatur sipil negara (ASN) dari Jakarta ke IKN secara bertahap. Pada tahap awal, sekitar 1.700–4.100 ASN dijadwalkan bertugas di Nusantara, dan jumlahnya diproyeksikan mencapai 9.500 ASN hingga 2029.

Baca  Belum Habis 2041, Kontrak Freeport Diperpanjang hingga 2061 Usai Kesepakatan RI-AS

“Perpres 79/2025 ini diharapkan memberikan kepastian bagi masyarakat, pelaku usaha, maupun investor bahwa pembangunan IKN tidak perlu diragukan kelanjutannya,” kata Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (1/10/2025).

Hingga September 2025, pemerintah menyiapkan 44 tower hunian ASN yang sudah selesai dibangun. Selain itu, 3 tower lain hampir rampung dan 4 tower baru masih dalam tahap konstruksi untuk mendukung proses relokasi.

Baca  Tim Perancang Regulasi IKN Kunjungi Kukar  untuk Riset Lingkungan dan Kearifan Lokal

Tahap pertama pembangunan IKN (2022–2024) telah menghasilkan infrastruktur utama seperti Istana Garuda, kantor pemerintahan, hunian ASN dan menteri, rumah sakit, hotel, hingga bandara VVIP. Sejumlah proyek multiyears seperti Istana Wakil Presiden, Masjid Negara, hunian ASN, dan tol Balikpapan–IKN ditargetkan selesai pada akhir 2025.

Sementara tahap kedua (2025–2028) akan fokus pada pemindahan ASN, pembangunan gedung legislatif dan yudikatif, ruang terbuka hijau, hingga konektivitas kawasan Sepaku.

“Pemerintah daerah siap mendorong percepatan agar target 2028 sebagai ibu kota politik bisa tercapai,” tegas Basuki.

Baca  Usai Mundur dari Otorita IKN, Bambang Susantono Diberi Misi Baru oleh Jokowi

Hingga kini, pendanaan IKN berasal dari kombinasi APBN dan investasi swasta. Realisasi investasi non-APBN tercatat Rp65,3 triliun dari 49 pelaku usaha, sementara alokasi APBN pada 2026 disiapkan Rp6,2 triliun khusus melalui Otorita IKN.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button