KaltimSamarinda

Isu Jual Beli Lapak Mencuat, DPRD Samarinda Siap Tindaklanjuti

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi (Foto: Editorialkaltim/Salman)

Editorialkaltim.com – Komisi II DPRD Samarinda menyoroti proses penataan dan distribusi lapak pedagang pasar yang hingga kini masih memunculkan keluhan. Dari ratusan pedagang yang terdata, baru sebagian yang menerima lapak pada tahap awal pembagian.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menegaskan pihaknya tidak ingin ada persoalan data yang berujung polemik berkepanjangan. Ia meminta dinas terkait membuka seluruh data penerima maupun yang belum mendapatkan lapak agar bisa diverifikasi secara menyeluruh.

“Saya minta semua data itu diserahkan supaya bisa kita sandingkan. Jangan main-main, kita kawal ini sampai tuntas,” tegas Iswandi, Rabu (25/2/2026).

Baca  3.408 Honorer Paser Ikut Seleksi P3K, Peluang Lolos Terbuka Lebar

Menurutnya, penyandingan data penting untuk memastikan tidak ada pedagang yang terlewat atau terjadi kekeliruan administrasi dalam proses distribusi. Transparansi, kata dia, menjadi kunci agar penataan pasar berjalan adil dan tidak menimbulkan kecurigaan di kalangan pedagang.

Komisi II juga menanggapi isu dugaan praktik jual beli lapak yang sempat beredar di lapangan. DPRD membuka ruang bagi masyarakat untuk melapor apabila menemukan pelanggaran, dengan menyertakan bukti yang jelas.

Baca  DPRD Bontang Pastikan Penunjukan Mitra MBG Sesuai Prosedur Pusat

“Kalau memang ada pelanggaran seperti jual beli lapak, laporkan saja dengan bukti. Kita akan tindaklanjuti,” ujarnya.

Tak hanya soal lapak, DPRD turut memantau perkembangan harga bahan pokok menjelang Ramadan. Berdasarkan hasil monitoring di sejumlah titik, kenaikan harga dinilai masih dalam batas wajar, meski cabai rawit mengalami lonjakan akibat faktor cuaca dan distribusi.

“Secara umum masih terkendali. Biasanya memang ada kenaikan menjelang lebaran, tapi kita monitor terus supaya tidak memberatkan masyarakat,” tutupnya.

Baca  Ustaz Hanan Atakki Bakal Meriahkan Puncak Hardiknas di Kukar

Komisi II memastikan pengawasan distribusi lapak dan stabilitas harga bahan pokok akan dilakukan secara berkala. DPRD menargetkan proses penataan pasar berjalan transparan serta memberi kepastian bagi pedagang dan rasa nyaman bagi masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri.(sal/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button