Samarinda

Sidak Bapokting Pemkot dan DPRD Samarinda Jelang Ramadhan

Wakil Ketua Komisi II DPRD) Samarinda, Fahruddin. (istimewa)

Editorialkaltim.com – Menjelang bulan Ramadhan, Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Fahruddin, bersama Wakil Walikota Samarinda, Sumadi Wongso, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) di beberapa lokasi di Samarinda, seperti Pasar Segiri, Indogrosir, Pergudangan Bulog, dan Pertamina, Selasa (05/03/2024). Tujuan Sidak ini adalah untuk memantau harga dan ketersediaan barang menjelang Ramadhan.

Fahruddin menyampaikan bahwa dari sembilan bahan pokok, terutama beras, semuanya aman hingga Juni mendatang. Dia juga menambahkan bahwa persediaan bawang merah sangat banyak, tidak hanya di Samarinda tetapi juga di daerah lain seperti Brebes, yang sewaktu-waktu bisa didatangkan ke Samarinda.

Baca  Soroti Sejumlah Proyek Vital, Novan Pastikan Bakal Awasi agar Tepat Waktu

Untuk gula, Fahruddin mengungkapkan bahwa Varianiga menyediakan lima belas ton dan di Bulog masih tersedia lima belas ton, sehingga total stok gula mencapai tiga puluh ton. Namun, ia mengkhawatirkan ketersediaan daging segar yang masih kurang dan akan dikoordinasikan dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Provinsi.

“Daging segar mengkhawatirkan, sedangkan daging beku aman,” ujar Fahruddin.

Baca  Dewan Samarinda Dukung Pemkot Tutup Gerai Penukaran Uang dan Zakat di Atas Trotoar

Lebih lanjut, Fahruddin menegaskan bahwa meskipun Samarinda bukan penghasil, daerah ini masih bisa mengendalikan ketersediaan bahan pokok dengan mengelola pasokan dari pemerintah daerah lain.

“Samarinda bukan penghasil, tapi bisa mengelola pemerintah daerah lain untuk suplai di daerah kita,” tambahnya.

Terakhir, Fahruddin menyatakan bahwa Pertamina terus memantau ketersediaan Gas Liquified Petroleum Gas (LPG) dan bahan bakar. LPG aman, namun perlu dipantau menjelang H-1 Ramadhan dan saat Hari Raya Idul Fitri karena rawan kenaikan harga. Adapun bahan bakar seperti Pertalite diprediksi akan menggunakan barcode untuk pembelian di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Baca  Hadir Musrenbang, Rofik Sebut Ketahanan Pangan Jadi Fokus Perbaikan RPJMD

“Pertalite kedepannya akan menggunakan barcode. Kami akan memanggil pihak Pertamina untuk memastikan kembali, sebab banyak pengguna, khususnya masyarakat umum, belum terbiasa menggunakan barcode. Jangan sampai masyarakat belum siap untuk hal ini. Jadi, tunggu info selanjutnya,” tuturnya. (Adr/lin/adv).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button