KaltimSamarinda

Pemkot Samarinda Susun Strategi Bangkitkan Pasar Tradisional

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mulai menyusun strategi untuk menghidupkan kembali pasar tradisional yang belakangan mengalami penurunan aktivitas. Langkah ini disiapkan sebagai respons terhadap melemahnya daya beli masyarakat yang berdampak pada turunnya jumlah pembeli di sejumlah pasar.

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan kondisi pasar tradisional yang sepi bukan hanya terjadi di Samarinda. Fenomena serupa, menurutnya, juga dialami berbagai daerah di Indonesia, termasuk ibu kota.

“Gejala ini tidak hanya terjadi di Samarinda. Saya melihat sendiri di daerah lain, bahkan di Jakarta, banyak pasar tradisional yang juga sepi pembeli. Ini menjadi tantangan yang harus kita sikapi bersama,” ujar Andi Harun, Kamis (25/6/2026).

Baca  Ketua KPID Kaltim Berharap MK Kabulkan Perpanjang Masa Jabatan KPI

Menurutnya, lesunya aktivitas perdagangan dipengaruhi berbagai faktor ekonomi yang berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat. Karena itu, dibutuhkan langkah yang tepat agar pasar tradisional kembali menjadi pilihan masyarakat.

Andi Harun menilai salah satu kebijakan pemerintah pusat yang dapat membantu memulihkan kondisi tersebut ialah perluasan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kebijakan itu diyakini mampu mendorong perputaran ekonomi sekaligus memperkuat sektor perdagangan rakyat.

Di tingkat daerah, Pemkot Samarinda kini tengah merancang strategi khusus untuk membangkitkan kembali aktivitas pasar tradisional. Namun, ia menegaskan setiap program harus melalui kajian menyeluruh sebelum diterapkan agar hasilnya benar-benar efektif.

Baca  Dispora Kaltim Dukung Pembangunan Sirkuit Balap Motor di Berau untuk Cegah Balap Liar

“Kami sedang menyusun perencanaan strategis. Tetapi sebuah rencana tidak boleh langsung dieksekusi. Harus diuji terlebih dahulu, termasuk risiko, kendala, dan kesiapan seluruh pendukungnya,” katanya.

Ia menjelaskan setiap kebijakan akan dianalisis dari berbagai sisi, mulai kondisi ekonomi masyarakat, pola belanja konsumen, hingga kesiapan infrastruktur dan perangkat pendukung. Langkah itu dilakukan agar program yang dijalankan tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi pedagang.

Selain menyiapkan strategi dari sisi pemerintah, Andi Harun juga mengajak masyarakat kembali meramaikan pasar tradisional. Menurutnya, berbelanja di pasar bukan sekadar memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi bentuk dukungan bagi pedagang kecil yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas jual beli.

Baca  Run Street Ramadan Kukar Idaman Cup 2025, Gaungkan Semangat Olahraga Malam di Tenggarong

“Mari kembali berbelanja di pasar tradisional. Selain membantu pedagang kecil, kita juga ikut menggerakkan ekonomi masyarakat. Semoga menjadi kebaikan dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ajaknya.

Pemkot Samarinda berharap strategi yang sedang disusun dapat segera dimatangkan dan diimplementasikan sehingga mampu mengembalikan geliat pasar tradisional sebagai pusat ekonomi kerakyatan sekaligus ruang interaksi sosial di tengah pesatnya perkembangan perdagangan modern. (sal/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button