KaltimSamarinda

Pemkot Samarinda Dorong Pendidikan Inklusif Lewat SRT

Camat Samarinda Seberang Aditya Koesprayogi (Foto: Editorialkaltim/Salman)

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus memperkuat komitmen menghadirkan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkeadilan bagi seluruh anak melalui program Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT).

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Open House SRT 24 Samarinda yang berlangsung di lingkungan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Timur, Jalan Cipto Mangunkusumo Km 2, Kecamatan Samarinda Seberang, Sabtu (20/6/2026).

Camat Samarinda Seberang Aditya Koesprayogi yang mewakili Wali Kota Samarinda mengatakan, kegiatan open house menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat secara langsung proses pembelajaran, perkembangan siswa, serta berbagai hasil karya yang dihasilkan peserta didik di SRT.

Menurut Aditya, pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga membentuk karakter, kreativitas, dan masa depan anak-anak.

Baca  Puji Soroti Kepesertaan KIS dan Beban APBD Samarinda

“Pendidikan bukan hanya soal nilai, tetapi tentang proses membangun karakter, kreativitas, dan masa depan anak-anak,” ujarnya.

Ia menilai berbagai capaian dan karya yang ditampilkan siswa menjadi bukti semangat belajar yang tinggi serta hasil pendampingan para guru dan tenaga pendidik.

“Tugas kita bukan menentukan batas kemampuan anak, tetapi menciptakan lingkungan agar potensi mereka bisa berkembang,” katanya.

Aditya menegaskan, pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Karena itu, Pemkot Samarinda terus berupaya menghadirkan layanan pendidikan yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Menurut dia, kehadiran program Sekolah Rakyat menjadi salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah dalam membuka akses pendidikan bagi anak-anak yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan.

Baca  Diskominfo Kaltim Siap Kuatkan SPBE dan Superapp di RENSTRA 2025–2029

“Program Sekolah Rakyat ini menunjukkan bahwa negara hadir untuk memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Aditya juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik yang telah mendedikasikan waktu dan tenaga untuk mendampingi para siswa. Ia turut mengajak para orang tua agar aktif terlibat dalam proses pendidikan anak melalui perhatian dan dukungan yang berkelanjutan.

Usai meninjau kegiatan, Aditya mengaku terkesan dengan semangat para siswa yang mengikuti program SRT. Ia melihat adanya motivasi baru yang tumbuh dari anak-anak yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan.

“Kami melihat ada motivasi yang tumbuh kembali dari anak-anak ini. Sekolah Rakyat bukan hanya tempat belajar, tapi juga membangun harapan,” ujarnya.

Baca  BPKP Gencarkan Anti-Korupsi, Gelar Sosialisasi di Kutim

Ia berharap program tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai sarana meningkatkan kualitas hidup dan membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi para peserta didik.

“Pendidikan adalah salah satu cara untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup,” tegasnya.

Melalui penguatan program Sekolah Rakyat Terintegrasi, Pemkot Samarinda berharap SRT 24 terus berkembang menjadi ruang pendidikan yang inklusif, sekaligus melahirkan generasi yang cerdas, mandiri, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. (sal/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button