Berau
Trending

Peduli Sesama, Gerakan #KitaKeluarga Bagikan Ratusan Air Mineral Gratis Ke Warga Berau

Foto: Dok Gerakan #KitaKeluarga

Editorialkaltim.com – Kolaborasi Gerakan “Kula” (Kita Keluarga) hadir sebagai inisiatif anak muda bersama masyarakat Berau, guna merespon situasi sulit yang kini dialami oleh masyarakat terdampak renovasi Jembatan Sambaliung, Kabupaten Berau.

Dalam rangka gerakan “Kula” ini, sekelompok anak muda dan masyarakat turun ke lapangan untuk membagikan air mineral dan tisu kering kepada masyarakat yang sedang mengantri di jembatan penyebrangan di sekitar Kecamatan Tanjung Redeb, pada Selasa (06/06/2023) sore.

Kegiatan tersebut dikemas dengan melibatkan berbagai komunitas, lembaga dan masyarakat di daerah sekitar. Terhitung sekitar puluhan orang ikut andil dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan diawali dengan ajakan kolaborasi untuk masyarakat yang ingin bergabung dalam gerakan ini untuk membagikan air minum kemasan dan tisu kering kepada para warga yang tengah melakukan aktivitas mengantri di jembatan penyebrangan.

Baca  Operasi Tegas Polres Berau Menangkap Pelanggar Knalpot Brong

Dampaknya, ada ratusan warga yang tengah mengantri mendapatkan bantuan berupa air minum guna menghapus dahaga serta tissue untuk sekadar menghapus keringat.

Koordinator Gerakan Kula, Febri Abdul Haminuddin mengatakan ada dua titik yang akan dilakukan pembagian bantuan ringan dalam waktu selanjutnya. Berlokasi di daerah penyebrangan depan Perpustakaan Tanjung Redeb serta pencucian mobil di daerah Sambaliung.

“Untuk titik hari ini di jembatan penyeberangan Tanjung Redeb bergerak selama dua jam di dekat area dermaga,” tuturnya.

Baca  Seleksi Pemuda Daerah Tingkat Nasional 2023: Mencari Pemuda Terbaik di Berbagai Kategori
Sekelompok masyarakat Berau bersama Ojek Online berbagi air mineral dan tisu kering kepada warga di depan Perpustakaan Daerah Kabupaten Berau.

“Total yang dibagikan ke warga ada 10 dos kemasan air mineral dan 2 tisu kering besar,” tambahnya.

Setelah membagikan air mineral dan tisu kering, kegiatan dilanjutkan dengan berdiskusi dengan masyarakat di sekitar yang sedang mengantri apa saja harapan mereka untuk empat bulan ke depan dalam proses perbaikan jembatan yang telah berusia 32 tahun ini.

Pada kesempatan itu, Warga menyatakan bahwa perlu adanya penambahan kapal atau alat angkut untuk kendaraan bermotor dan peningkatan keamanan dalam proses pengangkutan kendaraan motor.

Baca  Polisi Ciduk Pelaku Illegal Logging di Berau, Amankan 6 Kubik Kayu Ilegal

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari warga sekitar. Warga menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat di bawah terik matahari dan antrian panjang menunggu giliran menyeberang. Kegiatan ini dinilai cukup bersifat positif serta dapat membantu warga.

“Karena itu kami mengajak para masyarakat Berau lainnya, untuk sama-sama bergabung dalam gerakan berbagi seperti ini mulai melakukan hal-hal kecil yang positif untuk menghadapi situasi sulit ini bersama-sama layaknya sebuah keluarga.” Pungkasnya. (ndi/adv)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltimcom”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button