PBNU Pastikan Muktamar Tetap Digelar

Editorialkaltim.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memastikan muktamar tetap akan digelar sesuai mekanisme organisasi sebagai agenda rutin lima tahunan. Forum tertinggi di tubuh NU itu disebut menjadi momentum penting untuk konsolidasi, evaluasi, sekaligus menentukan arah kebijakan organisasi ke depan.
Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf menegaskan muktamar merupakan kewajiban organisasi yang harus dilaksanakan secara berkala. Menurutnya, forum tersebut tidak hanya menjadi agenda formal, tetapi juga ruang merumuskan langkah strategis NU menghadapi berbagai tantangan.
“Kita akan melaksanakan muktamar sebagaimana mestinya ya. Karena ini merupakan kegiatan rutin bagi organisasi, yang harus dilaksanakan lima tahun sekali,” ujar Yahya, Selasa (19/5/2026).
PBNU saat ini juga mulai mematangkan tahapan menuju pelaksanaan muktamar. Dalam waktu dekat, jajaran pengurus akan menggelar rapat umum untuk membahas persiapan Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes).
Melalui forum Munas dan Konbes tersebut, PBNU akan menentukan jadwal sekaligus lokasi pelaksanaan muktamar mendatang. Proses itu disebut penting agar seluruh tahapan organisasi berjalan sesuai mekanisme dan kebutuhan internal NU.
“Insyaallah nanti kita sudah jadwalkan hari Kamis nanti, akan ada rapat umum untuk mengusulkan persiapan-persiapan Munas dan Konbes, dan di dalam Munas-Konbes itu nanti akan kita putuskan kapan, dan di mana harus diselenggarakannya muktamar,” jelasnya.
Yahya menekankan muktamar harus menghadirkan pembahasan yang substantif dan tidak berhenti pada agenda seremonial. Ia berharap forum tersebut mampu menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang berdampak langsung terhadap penguatan kelembagaan serta pelayanan kepada umat.
Selain membahas agenda organisasi, Yahya juga menyinggung pemanfaatan gedung baru NU di Kalimantan Timur (Kaltim). Ia meminta fasilitas tersebut digunakan secara optimal agar memberikan manfaat besar bagi organisasi dan masyarakat.
“Gedung ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga benefitnya itu memiliki nilai yang lebih besar daripada beban yang diciptakan dengan adanya gedung ini,” tegasnya.
PBNU pun mendorong seluruh pengurus wilayah dan cabang, khususnya di Kaltim, mulai menyiapkan berbagai agenda strategis menjelang muktamar. Persiapan yang matang diharapkan membuat forum lima tahunan itu mampu melahirkan gagasan dan keputusan yang relevan untuk memperkuat peran NU di tengah dinamika masyarakat. (sal/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



