Samarinda

Markaca Dorong Masyarakat Samarinda Terima Hasil Pemilu dengan Dewasa

Ilustrasi Pemungutan Suara Pemilu 2024 (istimewa)

Editorialkaltim.com – Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Markaca, angkat bicara mengenai isu kecurangan Pemilu. Menurutnya, hal itu biasa dilemparkan pada pasangan calon yang kalah dalam kontestasi politik lima tahunan tersebut. 

“Itu hal biasa terjadi, apalagi ada pihak yang kalah. Dinamika politiknya seperti itu. Ketika salah satu pihak kalah, mereka sering menuduh pihak yang menang melakukan kecurangan,” ujar Markaca. 

Baca  1.645 Kasus Baru TBC di Samarinda, Sri Puji Ingatkan Pentingnya Screening

Politikus Gerindra ini meminta masyarakat untuk menunggu hasil real count resmi dari KPU Kota Samarinda dan penyelenggara pemilu lainnya.

“Kita lihat hasil di lapangan, hampir semua TPS menunjukkan kemenangan yang jelas, seperti dalam kasus Prabowo dan Gibran,” imbuhnya. Ia menegaskan bahwa proses pemilihan dilakukan secara terbuka dan transparan, dengan partisipasi langsung dari masyarakat sebagai pemilih dan saksi penghitungan suara.

Baca  Data BPS Bikin Kaget, DPRD Samarinda Sebut Jangan Salahkan Perempuan Jadi Angka Kemiskinan!

“Pemilihan dilakukan oleh masyarakat dan penghitungannya disaksikan langsung oleh masyarakat. Jadi, jika ada tuduhan kecurangan, itu mungkin hanya sebagai bentuk pelampiasan kekecewaan,” tuturnya. 

Markaca menekankan bahwa yang terpenting adalah menerima hasil pemilihan dengan lapang dada dan melanjutkan proses demokrasi dengan sikap yang dewasa.

“Saatnya kita menerima hasil dengan lapang dada dan melanjutkan proses demokrasi dengan sikap yang dewasa. Yang kalah harus bisa menghormati hasil yang sudah ditetapkan,” tandasnya. (lin/adv)

Baca  Rakornas Pinbas 2025 MUI Dorong Sinergi Pemberdayaan Ekonomi Umat di Daerah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button