Kukar

Kukar Alokasikan Rp 300 Miliar untuk Sarana dan Prasarana Sekolah

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara (Disdikbud Kukar) telah mengalokasikan sekitar Rp 300 miliar dari total anggaran Rp 1,5 triliun untuk peningkatan sarana dan prasarana (Sapras) pendidikan. (istimewa).

Editorialkaltim.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara (Disdikbud Kukar) telah mengalokasikan sekitar Rp 300 miliar dari total anggaran Rp 1,5 triliun untuk peningkatan sarana dan prasarana (Sarpras) pendidikan. Anggaran tersebut akan diprioritaskan untuk pembangunan dan perbaikan fasilitas pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk rehabilitasi ringan, sedang, dan berat ratusan sekolah di 20 kecamatan di Kutai Kartanegara. Selain itu, pembangunan gedung baru untuk mendukung proses belajar-mengajar juga menjadi bagian dari pemanfaatan anggaran ini.

Baca  Pentingnya Rekam Biometrik E-KTP: Identifikasi Jenazah Tanpa Identitas

Peningkatan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK), seperti pengadaan komputer dan laptop, juga menjadi bagian dari rencana ini, serta pengadaan meubelair. Thauhid Aprilian Noor, Kepala Disdikbud Kukar, mengungkapkan, “Jumlahnya (unit sekolah) tidak hafal, ada sekitar 100 unit.”

Selain untuk kebutuhan Sarpras, dana sebesar Rp 300 miliar juga disiapkan untuk pembiayaan lainnya. Salah satu pos pembiayaan tersebut adalah penganggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), yang terbagi dalam BOS Kabupaten (BOSKab) dan BOS Nasional (BOSNas).

Baca  Pemkab Kukar Gelar Rakor Penyusunan Kebijakan Pengelolaan Sampah

Besaran anggaran yang cukup besar, yakni Rp 900 miliar, diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk guru PNS dan guru yang berstatus tenaga honorer. Menutup penjelasannya, Thauhid menyatakan, “Dari anggaran sebesar Rp 1,5 triliun itu, merupakan mandatory spending untuk dana Pendidikan sebesar 20 persen.”

Pengadaan sarana dan prasarana pendidikan ini, menurut Thauhid, sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi para siswa. “Memperbaiki dan membangun infrastruktur pendidikan sangat penting,” ucap Thauhid.

Baca  Pemkab Tekankan Pentingnya Laporan LHKPN untuk Camat dan Kepala Desa

Hal ini juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kukar dalam peningkatan kualitas pendidikan. Thauhid berharap, “Investasi ini dapat membawa perubahan signifikan bagi pendidikan di Kukar,” tutupnya. (lin/adv)

Related Articles

Back to top button