Editorial

Kebijakan PPKM Dicabut, Rusmadi: Protokol Kesehatan Tetap Jalan

Editorialkaltim.com – Presiden RI, Joko Widodo telah mencabut kebijakan Pemberlakukan Pembataasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Keputusan ini tertuang dalam tertuang dalam Instruksi Mendagri Nomor 50 dan 51 Tahun 2022

Menaggapi kebijakan tersebut, Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi menekankan pelaksanaan protokol kesehatan tetap tak boleh diabaikan.

“Sesuai anjuran Menteri Kesehatan RI walaupun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dicabut. Namun, protokol kesehatan harus tetap jalan,” ungkpanya saat seusai mengikuti Rakor Pencabutan PPKM yang dilaksanakan Kemendagri secara Via Zoom di Command Centre Diskominfo Samarinda, Senin (2/1/2023).

Baca  Damayanti: Jangan Gantungkan Nasib Para Pedagang

“Anjuran Menkes di dalam rakor tadi dengan dicabutnya PKKM ini, yang dicabut pembatasan kegiatan masyarakat. Berarti gak ada lagi pembatasan apa masyarakat untuk melaksnakan kegiatan, tetapi sekali lagi itu bukan berarti pandemi Covid-19 telah berakhir,” sambung Rusmadi.

Dia menegaskan, masyarakat tetap dihimabu untuk menggunakan masker terutama di tempat-tempat fasilitas umum khususnya lagi fasilitas kesehatan.   

Baca  Pemkot Samarinda Apresiasi Perusahaan Jamin Kepesertaan Program JKN 550 Jiwa

“Dengan adanya pencabutan PPKM ini, langkah-langkah yang segera dilakukan antara lain yang utama membuat Instruksi Wali Kota terkait pencabutan PPKM, kemudian segera mengeluarkan surat edaran untuk menyikapi eforia di masyarakat setelah pengumuman pencabutan PPKM oleh Presiden,” tegas Rusmadi.

Dia juga menghimbau kepada dinas terkait khususnya kesehatan agar tetap melakukan laporan secara periodik kepada pemerintah daerah.

Baca  Anggota Dewan Joha Sebut Penjaringan Bakal Calon Walikota Tanpa Mahar

“Karena kami harus memantau juga ini walaupun Covid-19 sudah berakhir, monitoring tetap diperhatikan karena satgas ini tetap ada,” pesannya.

Dikatakan pula pesan dari rapat koordinasi bersama Kemendagri, masyarakat ini justru merupakan sebuah modal sosial yang sangat penting.

“Jadi kekuatan masyarakat ini lebih didorong,” pungkasnya. 

Menurutnya, menuju transisi ke endemi justru lebih menguatkan masyarakat dan ini sejalan dengan program pemerintah kota melalui, dokter on call, kemudian kampung-kampung harus bersih dan sehat.

[NFA]

Related Articles

Back to top button