Samarinda

Dukung Peningkatan Kelas KLA, Puji Harap Ada Pengawasan di Playground

Playground di kawasan Polder Air Hitam Jalan AW Syahranie, Samarinda. (Istimewa).

Editorialkaltim.com – Upaya mewujudkan peningkatan predikat Kota Layak Anak (KLA) terus dilakukan oleh Pemkot Samarinda. Salah satunya dengan membangun playground atau wahana permainan anak. 

Tahun ini setidaknya ada 10 playground yang selesai dibangun oleh Pemkot Samarinda, salah satunya terletak di kawasan Polder Air Hitam Jalan AW Syahranie, Senin (12/6/2023).

Menanggapi adanya upaya pemkot dalam mengejar pembangunan playground pun mendapat atensi dari Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. 

Politikus Partai Demokrat ini mengingatkan agar kedepannya perlu ada pengawasan saat anak-anak bermain di playground. Baik dari orang tua maupun peranan dari kelurahan dan kecamatan setempat. 

Baca  Idham Cholid Fokus Pemberdayaan Gender dan Status Kota Layak Anak di Kutim

“Perlu ada komitmen kuat dalam berkontribusi melakukan pengawasan, karena tidak cukup jika masyarakat saja yang mengawasi,” ujar Puji.

Dirinya mengakui saat status KLA di Samarinda memang masih predikat madya. Namun sudah ada beberapa upaya untuk meningkatkan menjadi kelas nindya. 

“Karena ini juga salah satu program prioritas Pemkot Samarinda dalam upaya mendukung Samarinda menjadi KLA untuk naik tingkat dari madya ke nindya,” terangnya. 

Baca  Anggota Komisi II DPRD Samarinda Desak Pemkot Tertibkan Pungutan Parkir Liar di Pasar Pagi

Adapun beberapa catatan yang menjadi masukan Puji adalah mengutamakan keamanan serta kenyamanan masyarakat, khususnya pada anak. Sehingga harus ditunjang berbagai wahana permainan anak yang menjamin keamanan khusus bagi yang masih berusia di bawah 12 tahun atau SD. 

“Jadi di situ tidak boleh ada besi-besi yang menonjol, lalu bebatuan yang tajam,” urai Puji.

Dia pun berharap ke depannya nanti akan ada petugas yang disiapkan khusus untuk merawat serta menjaga taman itu di setiap harinya. Sehingga ada yang bertugas untuk mengawasi secara langsung aktivitas masyarakat bersama anak-anaknya. 

Baca  Kontroversi Pemecatan Ketua RT Samarinda Mendapat Sorotan Komisi I DPRD

“Jadi ini harus diserahkan ke RT, bisa saja dasawisma yang mengelola bekerjasama dengan kelurahan,” demikian Puji. (nfa-1/adv)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button