Samarinda

DPRD Samarinda Gelar Hearing dengan Dinas Ketahanan Pangan, Bahas Alokasi Anggaran 2024

Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rofik. (qon/editorialkaltim.com).

Editorialkaltim.com – Komisi II DPRD Samarinda menggelar hearing dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk membahas progres penyerapan anggaran 2023 serta kendala-kendala dan usulan skala prioritas anggaran 2024 pada, Kamis (20/7/23).

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rofik mengatakan, terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Anggaran yang dialokasikan masih terbilang cukup kecil untuk mendukung program wali kota, yaitu membangun kawasan khusus untuk kestabilan pangan.

Baca  Ketua DPRD Kaltim Tegaskan Penyerapan APBD 2026 Maksimal Rp14 Triliun

“Apa lagi dalam waktu mendatang ini APBD akan mencapai Rp5,1 Triliun,” jelasnya.

Anggota dewan bergelar doktor ini membeberkan, keinginan wali kota untuk menciptakan sebuah ekonomi agribisnis yang modern, perlu didukung dengan SDM yang handal dan masyarakat yang handal juga dalam dunia pertanian.

“Kalau ini berjalan kedepannya Samarinda tidak lagi bergantung pada daerah-daerah lain tentu kita harus membuat sebuah inovasi atau kreativitas dalam hal pangan,” ucapnya.

Baca  Kepala DPPKUKM Kaltim Himbau Waspadai Produk Pangan Berlabel Halal Palsu

Rofik mengatakan, yang menjadi persoalan dalam rencana ini adalah kawasan itu memerlukan sebuah lahan yang luas,  untuk merealisasi ini diperlukan koordinasi dengan bagian aset daerah terkait kebutuhan lahan yang akan dikelola.

“Anggaran yang kita butuhkan kemarin itu sekitaran Rp40 Milyar sehingga itu perlu ditambah agar yang menjadi visi dan misi dari pemerintah kota Samarinda khususnya walikota bisa tercapai,” tutupnya. (qon/nfa)

Baca  Rusdi Tekankan Pengawasan Harga dan Bapok Guna Kestabilan Harga di Pasar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button