Editorial

Desa Pela Akan Wakili Kukar di Ajang Kalpataru Tingkat Provinsi  

Rapat Tim verifikasi DLHK Kukar bersama perwakilan Desa Pela. (Istimewa).

Editorialkaltim.com – Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara (Kukar) kembali meraih penghargaan Kalpataru tingkat Kabupaten. Usai menerima penghargaan, desa tersebut akan kembali diikutsertakan ke ajang penghargaan Kalpataru tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2023.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Pela, Alimin. Ditambah dengan adanya kunjungan dari tim verifikasi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar yang akan mengikutkan sebagai perwakilan Kukar.

Adapun kategori yang didaftarkan kali ini tentang penyelamatan lingkungan, pengawasan illegal fishing, konservasi pesut mahakam, desa ramah lingkungan dan penanaman pohon. Dan semua kategori itu sudah dijalankan oleh pemerintah Desa melalui Pokdarwis Pela sehingga ditetapkan sebagai peraih penghargaan Kalpataru 2022.

Baca  Pemkab Kukar Bangun Pabrik Rumput Laut, Rendi Solihin: Butuh Dukungan Masyarakat

“Semua kategori itu sudah kita laksanakan dan terdokumentasi dengan baik. Penilaiannya itu pun dilakukan lebih oleh DLHK Kukar, ” ujar Alimin, belum lama ini.

Dijelaskan Alimin, dari 2018 pengawasan illegal fishing itu sudah dikerjakan dan dilakukan. Termasuk dengan larangan membuang sampah di sungai. Tujuan dilarangnya tersebut untuk menghindari pencemaran lingkungan di sekitar Sungai Mahakam sekaligus menjaga konservasi habitat pesut mahakam.

Baca  Optimalisasi Pemanfaatan KIM dan Media Sosial untuk Transparansi di Kecamatan Marangkayu

“Peraturan Desa (Perdes) tentang lingkungan yang dikeluarkan langsung oleh kepala desa, baik itu illegal fishing, penanaman pohon dan konservasi pesut atau pelindung pesut,” ujarnya.

Oleh karena itu, berbagai dokumen untuk mengikuti penghargaan Kalpataru semua sudah diserahkan ke DLHK Kukar. Apabila nanti ada yang salah dan harus diperbaiki, maka akan segera diinformasikan untuk segera dibenahi.

“Insyaallah sudah lengkap (dokumennya), terlampir juga peraturan desa tentang lingkungan,” sambungnya.

Baca  Revitalisasi Pasar Pagi Samarinda, Langkah Menuju Pasar Modern dan Nyaman  

Diketahui, penghargaan Kalpataru merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari pemerintah kepada individu atau kelompok masyarakat berjasa dalam melindungi dan menyelamatkan lingkungan hidup. 

“Kalau kami lolos di Kalpataru Provinsi, nanti kami lanjut ke Nasional,” pungkas Alimin.

[TRI | NFA | ADV]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Mari bergabung di Grup Telegram “editorialkaltim”, caranya klik link, https://t.me/editorialkaltim kemudian join. Anda harus mengistal Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Related Articles

Back to top button