

Editorialkaltim.com – Nasib anak-anak yang menjadi korban kebakaran di Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, mendapat perhatian serius dari Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri. Pemerintah daerah berupaya memastikan musibah tersebut tidak menghambat pendidikan dan masa depan mereka.
Perhatian itu disampaikan Aulia ketika mendatangi kawasan terdampak di Jalan Kartini, Gang Karya RT 61 dan RT 26, Minggu (18/10/2026).
Peristiwa yang berlangsung Selasa (13/10/2026) malam tersebut berdampak terhadap 11 rumah yang dihuni 15 kepala keluarga (KK).
Kehilangan tempat tinggal dan berbagai barang kebutuhan sehari-hari menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga yang mengalami musibah. Terlebih, anak-anak harus menghadapi perubahan situasi kehidupan secara mendadak.
Aulia menilai proses pemulihan harus memperhatikan kondisi psikologis anak agar pengalaman traumatis tidak mengganggu aktivitas belajar maupun perkembangan mereka.
Pemkab Kukar sebelumnya telah mengupayakan pendampingan psikologis sebagai bentuk dukungan bagi anak-anak yang mengalami dampak kebakaran.
Pendampingan tersebut diharapkan membantu mereka mengatasi tekanan emosional sekaligus mengembalikan rasa aman setelah menghadapi peristiwa yang mengubah kondisi keluarga.
Selain memberikan perhatian terhadap anak-anak, pemerintah kabupaten berupaya menjaga pemenuhan kebutuhan dasar seluruh keluarga terdampak.
“Kami dari pemerintah daerah hadir untuk melihat langsung situasi dan kondisi warga yang terdampak,” ujar Aulia.
Dalam kunjungan itu, Aulia turut didampingi Ketua TP PKK Kukar Andi Deezca Pravidhia Aulia Rahman Basri, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Muhammad Iriyanto, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Kehadiran jajaran pemerintah dimanfaatkan untuk melihat kebutuhan masyarakat sekaligus mempersiapkan langkah pemulihan yang sesuai kondisi di lokasi kejadian.
Untuk mendukung proses tersebut, pemerintah telah menjalin koordinasi dengan perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
Perhatian awal diarahkan untuk membantu keluarga kembali menjalankan kegiatan sehari-hari. Sementara itu, rencana penataan dan pembangunan kembali akan dikaji sesuai aturan yang berlaku.
Aulia berharap anak-anak tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan dan mengejar cita-cita meskipun keluarga mereka sedang menghadapi masa sulit.
Pemerintah kabupaten berkomitmen mengupayakan pemulihan secara bertahap agar kehidupan sosial masyarakat kembali berjalan dan kebutuhan keluarga dapat terpenuhi. (ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



