KaltimKukar

63 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, DPRD Kukar Turun Salurkan Bantuan

Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani (Foto: Editorialkaltim )

Editorialkaltim.com – Kebakaran yang melanda permukiman RT 33, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), mengundang perhatian jajaran DPRD Kukar. Pimpinan dan sejumlah anggota DPRD turun meninjau lokasi sekaligus menyerahkan bantuan untuk warga terdampak.

Kebakaran terjadi Senin (5/10/2026), di Kelurahan Melayu, Tenggarong. Pendataan sementara mencatat 63 rumah yang dihuni sekitar 75 kepala keluarga terdampak. Sejumlah warga kehilangan tempat tinggal hingga barang-barang akibat musibah tersebut.

Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani bersama Wakil Ketua DPRD Kukar Aini Farida serta sejumlah anggota DPRD mendatangi kawasan terdampak. Rombongan melihat kondisi permukiman sekaligus menemui warga yang tengah menghadapi masa pemulihan.

Baca  Sekda Sunggono Pimpin Rakor Kondusifitas Wilayah Pasca Pelaksanaan PSU Kukar

“Musibah kebakaran ini menjadi duka kita semua dan duka masyarakat Kutai Kartanegara yang harus mendapat perhatian serta kepedulian bersama,” ujar Ahmad Yani.

Sejumlah anggota DPRD yang turut hadir yakni Sopan Sopian, Muhamad Idham, Hirendra, Tufik Ridiannur, Fadlon Nisa, Anisa Mulia Utami, Hamdiah, Sri Muryani, dan Mitfaul Janah. Rombongan juga didampingi jajaran Sekretariat DPRD Kukar.

Selain meninjau lokasi, jajaran DPRD Kukar menyerahkan bantuan sembako secara simbolis. Bantuan tersebut ditujukan membantu kebutuhan dasar warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

“Kami menyerahkan bantuan sembako secara simbolis sebagai bentuk kepedulian DPRD Kukar untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak musibah kebakaran ini,” katanya.

Baca  Dukung Program Gratispol, Gubernur Kaltim Pastikan Guru PAUD hingga Dosen Akan Dapat Insentif

Ahmad Yani menilai peristiwa tersebut perlu menjadi bahan evaluasi terkait kesiapsiagaan menghadapi kebakaran di kawasan permukiman. Dukungan fasilitas penanggulangan kebakaran hingga kemudahan akses menuju permukiman dinilai penting ketika kondisi darurat terjadi.

“Ke depan perlu evaluasi agar fasilitas pemerintah bisa melengkapi kebutuhan permukiman, terutama sarana yang mendukung pencegahan serta penanganan kebakaran secara maksimal,” imbuhnya.

Menurutnya, akses jalan juga perlu mendapat perhatian agar petugas pemadam kebakaran dapat menjangkau lokasi kejadian secara cepat. Sarana pendukung pencegahan kebakaran di lingkungan padat penduduk turut menjadi bagian yang perlu diperkuat.

Baca  Bupati PPU Tekankan Penguatan Ekonomi dan Klarifikasi Isu Fiskal

“Jalan perlu mendukung kemudahan akses ketika kebakaran terjadi, termasuk penyediaan fasilitas dan sarana pencegahan kebakaran yang dibutuhkan masyarakat di kawasan permukiman,” ujarnya.

Ahmad Yani turut mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan lebih ikut membantu korban. Solidaritas berbagai pihak dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan warga selama proses pemulihan pascakebakaran.

“Kami berharap masyarakat yang memiliki rezeki lebih ikut membantu sehingga kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi selama menjalani proses pemulihan pascakebakaran ini,” tutupnya.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button