KaltimPenajam Paser Utara

Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Kebersamaan di PPU

Suasana Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW (Foto: Editorialkaltim/Cinta)

Editorialkaltim.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah digelar di Masjid Agung Al-Ikhlas, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Rabu (26/8/2026). Kegiatan ini diikuti masyarakat, unsur pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi keagamaan.

Peringatan Maulid Nabi tahun ini mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Mewujudkan Masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara yang Religius, Berkarakter, dan Berkemajuan.”

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten PPU Nikco Herlambang, yang hadir mewakili Bupati PPU Mudyat Noor, mengatakan Maulid Nabi menjadi momentum untuk mengingat kembali keteladanan Rasulullah SAW.

Baca  Tutup Gelaran TTG XI dan Pesta Rakyat HUT ke-23, Wabup PPU Soroti Kolaborasi dan Inovasi dari Akar Rumput

“Maulid Nabi bukan hanya kita peringati sebagai kegiatan tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengingat kembali akhlak dan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan kita sehari-hari,” ujarnya.

Menurut Nikco, keteladanan Rasulullah dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, dan memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Yang paling penting adalah bagaimana nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah itu bisa kita terapkan dalam kehidupan bermasyarakat, baik dalam menjaga hubungan dengan sesama maupun dalam menjalankan tanggung jawab kita masing-masing,” lanjutnya.

Baca  Kampung Kayu Indah di Berau Raih Peringkat III Desa Teladan Nasional

Nikco juga menyampaikan pesan Bupati PPU kepada jajaran DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, organisasi keagamaan, pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas, panitia Hari Besar Islam, serta masyarakat PPU.

“Harapannya, melalui peringatan ini kita dapat terus memperkuat kebersamaan dan membangun masyarakat yang religius, berkarakter, serta saling menghargai. Semangat itu yang perlu kita jaga bersama,” lanjutnya.

Baca  Dari 841 Desa di Kaltim, Baru 120 Jadi Desa Wisata

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah ini menjadi momentum bagi masyarakat dan berbagai unsur daerah untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meneladani akhlak Rasulullah SAW. (ta/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button