KaltimSamarinda

Kemenhaj Kaltim Ambil Alih Layanan Haji

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenhaj Kaltim, Taty Suryani (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kemenhaj) Kalimantan Timur mulai mengambil alih sejumlah layanan penyelenggaraan ibadah haji setelah pemisahan kelembagaan dari Kementerian Agama (Kemenag). Salah satu perubahan utama ialah proses seleksi calon jemaah yang kini dilakukan sejak tingkat daerah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenhaj Kaltim, Taty Suryani, mengatakan pihaknya telah mulai menjalankan sejumlah layanan yang sebelumnya ditangani Kemenag. Layanan tersebut meliputi registrasi dokumen, pelimpahan porsi jemaah, hingga persiapan pemberangkatan haji 2027.

Baca  Duta Pelajar Sadar Hukum Kaltim V Membangun Generasi Penerus yang Taat Hukum

“Saat ini kami sudah mulai melakukan registrasi dokumen, pelimpahan porsi, sekaligus mempersiapkan pemberangkatan jemaah haji tahun 2027,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).

Taty menjelaskan, perubahan paling mendasar terletak pada kewenangan pendataan dan penyaringan calon jemaah. Jika sebelumnya proses tersebut lebih banyak ditangani pemerintah pusat, kini Kanwil Kemenhaj di tingkat provinsi memiliki peran utama melakukan seleksi awal.

Dalam proses tersebut, calon jemaah akan dikelompokkan berdasarkan kondisi kesehatan, keberadaan mahram, serta kesiapan berangkat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap calon jemaah telah memenuhi syarat istitha’ah atau kemampuan berhaji sebelum diberangkatkan.

Baca  Kepala DPMPD Kaltim Dorong Nehas Liah Bing Jadi Desa Wisata Buah

“Dengan penyaringan sejak di daerah, kami berharap angka kematian jemaah selama berada di Arab Saudi dapat ditekan karena yang diberangkatkan benar-benar memenuhi syarat,” jelasnya.

Setelah melalui proses penyaringan di tingkat provinsi, data calon jemaah akan diteruskan ke kantor Kemenhaj kabupaten/kota untuk dilakukan verifikasi langsung kepada masing-masing calon jemaah.

Tak hanya itu, Kanwil Kemenhaj Kaltim juga mulai bertanggung jawab mengelola pelayanan administrasi visa dan paspor bagi seluruh calon jemaah haji asal Kalimantan Timur.

Baca  Pemkot Samarinda Dinilai Positif dalam Peningkatan PAD

Meski terjadi perubahan kelembagaan, Taty memastikan mekanisme pendaftaran maupun pelunasan biaya haji tidak mengalami perubahan. Namun, proses administrasi akan dimulai lebih awal karena jadwal penyelenggaraan ibadah haji setiap tahun cenderung semakin maju. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button