KaltimPenajam Paser Utara

Warga Giripurwa Keluhkan Jalan Gambutan Berlumpur, Pemkab PPU Janjikan Perbaikan Bertahap

Kegiatan Safari Jumat. (Foto: Humas PPU)

Editorialkaltim.com – Jalan Gambutan di Desa Giripurwa, Kecamatan Penajam, menjadi sorotan dalam kegiatan Safari Jumat Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jumat (26/6/2026). Warga meminta pemerintah segera memperbaiki akses tersebut karena kondisinya rusak dan berlumpur sehingga menghambat aktivitas sehari-hari.

Jalan sepanjang sekitar tiga kilometer itu menjadi akses utama menuju sekolah pelayaran sekaligus kawasan pertanian hortikultura yang menghasilkan komoditas unggulan, seperti melon dan cabai.

Keluhan itu disampaikan warga bernama Akhyadi. Menurutnya, kondisi Jalan Gambutan semakin sulit dilintasi saat hujan turun. Lumpur yang menutupi badan jalan membuat kendaraan roda dua kerap kesulitan melintas.

“Jalanannya penuh lumpur, sepeda motor saja sampai melorot kalau lewat. Padahal potensinya besar, saudara saya bertanam melon 2.000 pokok bisa panen sampai 5 ton. Kami mohon setidaknya ada pengerasan jalan agar aktivitas pertanian dan anak sekolah tidak terganggu,” ujarnya.

Baca  Inflasi Kaltim Juli 2023 Naik Capai 0,43 Persen, Dipicu Kenaikan Harga Transportasi

Menanggapi aspirasi tersebut, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) PPU Ali Mustoefa mengatakan pemerintah sebenarnya telah melakukan penanganan awal dengan menurunkan alat berat dan material ke lokasi sesuai arahan pimpinan daerah.

Namun, keterbatasan anggaran membuat pekerjaan yang dilakukan masih sebatas perataan dan pelebaran jalan.

“Peningkatan jalan secara permanen tetap menjadi rencana pemerintah. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah dan masuk dalam program strategis pembangunan,” katanya.

Baca  Perempuan Akar Kuning Samarinda Rayakan International Women’s Day 2025, Bahas Jamu hingga Gastrokolonialisme

Sementara itu, Sekretaris Daerah PPU Tohar meminta Bidang Bina Marga, UPT PU Penajam, dan Dinas Pertanian segera melakukan peninjauan ulang ke lokasi. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kebutuhan penanganan infrastruktur sekaligus memetakan potensi pertanian yang berkembang di kawasan tersebut.

“Dalam konteks belanja masalah hari ini, saya minta tim Bina Marga atau UPT PU memeriksa kembali kelanjutan Jalan Gambutan sampai titik sentra pertanian tersebut. Kepada Kepala Dinas Pertanian, tolong lihat seberapa jauh potensi komoditas di sana agar bisa kita sentuh dengan program-program kerja yang memungkinkan di masa yang akan datang,” tegas Tohar.

Baca  Pemkab PPU Terima Audiensi Dinas Perindagkop DIY

Di hadapan warga, Bupati PPU Mudyat Noor turut menjelaskan kondisi fiskal daerah yang masih terdampak rasionalisasi APBD. Meski demikian, ia memastikan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi prioritas pemerintah daerah.

Safari Jumat kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan sembako dari Baznas PPU kepada warga lanjut usia serta pemberian hadiah bagi anak-anak yang berpartisipasi dalam kuis interaktif. (tin/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya

Related Articles

Back to top button