FSLDK Balikpapan dan Rumah Zakat Salurkan Sembako

Editorialkaltim.com — Memasuki bulan Muharram 1448 Hijriah, Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Balikpapan berkolaborasi dengan Rumah Zakat dan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) se-Balikpapan menggelar kegiatan Muharram Berbagi – Syiar Mengabdi, Senin (22/6/2026). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 12 paket sembako disalurkan kepada lansia dan keluarga yang berada dalam kondisi rentan secara ekonomi.
Program ini menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang masih menghadapi tekanan ekonomi, terutama kelompok lanjut usia yang memiliki keterbatasan fisik dan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Salah satu penerima manfaat, Mujianto (66), menjalani hidup seorang diri di usia senja. Kondisi fisik yang terus menurun membuat aktivitas hariannya semakin terbatas, sementara dukungan untuk memenuhi kebutuhan hidup juga minim.
Bantuan serupa diterima Suparti (68), yang tinggal bersama cucunya sekaligus merawat anaknya yang mengalami keterbatasan fisik sehingga tidak dapat berjalan. Di tengah tanggung jawab tersebut, kebutuhan ekonomi keluarga menjadi tantangan yang harus dihadapi setiap hari.
Ketua FSLDK Balikpapan, Usamah Abdullah Thahir, mengatakan kegiatan Muharram Berbagi – Syiar Mengabdi merupakan wujud pengabdian mahasiswa dan aktivis dakwah kampus kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Momentum Muharram mengajarkan makna hijrah menuju kebaikan. Kami ingin menjadikannya bukan sekadar seremoni pergantian tahun Hijriah, tetapi sebagai ruang untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Masih banyak saudara-saudara kita, terutama para lansia, yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan perhatian bersama,” ujarnya.
Usamah menambahkan, kolaborasi antara FSLDK Balikpapan, Rumah Zakat, dan LDK se-Balikpapan menunjukkan bahwa semangat dakwah tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan keilmuan, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Sebanyak 12 paket sembako yang kami salurkan mungkin belum mampu menyelesaikan seluruh persoalan yang mereka hadapi. Namun, kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi pesan bahwa mereka tidak sendiri. Kami ingin semangat berbagi dan kepedulian ini terus tumbuh, terutama di kalangan generasi muda,” katanya.
Melalui tema Syiar Mengabdi, para relawan berharap nilai-nilai gotong royong dan kepedulian sosial terus mengakar di tengah masyarakat. Kolaborasi antara lembaga kemanusiaan dan organisasi mahasiswa tersebut diharapkan menjadi ikhtiar bersama untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas, khususnya bagi kelompok masyarakat yang paling merasakan dampak tekanan ekonomi. (adr/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



