
Editorialkaltim.com – DPRD Bontang mulai memetakan sejumlah potensi konflik pemanfaatan ruang dalam pembahasan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Salah satu persoalan yang menjadi perhatian ialah status Hak Guna Bangunan (HGB) di kawasan Wana Tirta yang dinilai perlu dikaji secara cermat agar tidak menimbulkan sengketa setelah RTRW ditetapkan.
Ketua Panitia Khusus (Pansus) RTRW DPRD Bontang Joni Alla Padang mengatakan, pihaknya tidak berfokus pada luas kawasan yang diusulkan dalam revisi tata ruang. Menurutnya, hal yang lebih penting ialah memastikan setiap penetapan ruang tidak memunculkan konflik kepentingan maupun persoalan hukum di kemudian hari.
“Kami tidak melihat angka seribu atau dua ribu hektare sebagai persoalan utama. Yang kami lihat apakah penetapannya menimbulkan konflik atau tidak,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).
Dalam pembahasan tersebut, pansus memperoleh informasi bahwa kawasan Wana Tirta memiliki status HGB. Temuan itu menjadi perhatian karena berkaitan dengan hak pemanfaatan lahan yang masih dimiliki pemegang izin.
DPRD menilai pemerintah perlu memastikan kesesuaian antara status lahan dan peruntukan ruang yang akan ditetapkan dalam RTRW. Potensi persoalan dapat muncul apabila suatu kawasan ditetapkan sebagai ruang terbuka hijau atau kawasan lindung, sementara hak pemanfaatan lahan masih melekat pada pemegang HGB.
“Itu yang akan kami telusuri. Jangan sampai nanti muncul persoalan ketika tata ruang sudah ditetapkan,” katanya.
Selain status HGB di Wana Tirta, pansus juga mendalami keterlibatan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dalam pembahasan kawasan tersebut. DPRD masih mengumpulkan data dan masukan dari berbagai instansi teknis guna memastikan seluruh aspek telah dikaji secara menyeluruh.
Joni menegaskan revisi RTRW harus menghasilkan dokumen yang mampu memberikan kepastian hukum sekaligus menjadi pedoman pembangunan Kota Bontang dalam jangka panjang.
“Kami ingin memastikan pola ruang dan struktur ruang yang ditetapkan saat ini benar-benar menjadi fondasi pembangunan Kota Bontang ke depan,” pungkasnya.(lia/ndi/adv)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



