
Editorialkaltim.com – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur Yenni Eviliana mengungkapkan rencana kunjungan sejumlah anggota DPRD Kaltim ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta merupakan inisiasi Fraksi Golkar. Agenda konsultasi itu dijadwalkan berlangsung pada Selasa (19/5/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk berkonsultasi terkait perkembangan hak angket yang saat ini bergulir di DPRD Kaltim. Yenni menyebut surat pengajuan konsultasi lebih dulu disampaikan Fraksi Golkar kepada pimpinan DPRD.
“Pertemuan di Jakarta ke Kemendagri itu atas dasar surat dari Golkar. Makanya kami mendampingi,” ujar Yenni, Senin (18/5/2026).
Ia menjelaskan, pimpinan DPRD Kaltim masih akan menggelar rapat internal untuk membahas tahapan lanjutan hak angket, termasuk penjadwalan rapat paripurna.
“Masih ada rapat pimpinan terkait hak angket ini, termasuk kapan akan diparipurnakan,” katanya.
Menurut Yenni, konsultasi ke Kemendagri dilakukan guna meminta arahan terkait mekanisme pelaksanaan hak angket di DPRD. Rombongan yang berangkat nantinya terdiri atas unsur pimpinan DPRD dan perwakilan fraksi-fraksi di DPRD Kaltim.
“Karena ini permintaan dari Golkar untuk berkonsultasi ke Mendagri, tentu itu bisa dilakukan,” ucapnya.
Sebagai unsur pimpinan DPRD, Yenni menegaskan dirinya ikut mendampingi rombongan agar dapat mengetahui secara langsung pandangan dan arahan Kemendagri terkait proses hak angket tersebut.
“Sebagai pimpinan, saya mendampingi untuk mengetahui kelanjutan dan apa saja yang disampaikan ke Mendagri. Walaupun sebenarnya hak angket itu sudah diatur dalam tata tertib dan bisa dilaksanakan,” pungkasnya.(adr/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



