KaltimSamarinda

Koperasi Merah Putih Harapan Baru Resmi Diluncurkan

Gerai Koperasi Merah Putih di Kelurahan Harapan Baru Samarinda (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Gerai Koperasi Merah Putih di Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, resmi diluncurkan bersamaan dengan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di berbagai daerah di Indonesia, Sabtu (16/5/2026). Peluncuran dilakukan secara simbolis oleh Prabowo Subianto dari Nganjuk melalui sambungan virtual dengan sejumlah daerah di Indonesia.

Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Harapan Baru Daryono mengatakan pihaknya saat ini masih menunggu regulasi terbaru terkait mekanisme pendanaan dan permodalan koperasi dari pemerintah pusat.

Baca  Fraksi PKB Soroti Pendidikan dan Lingkungan dalam RPJMD Kaltim 2025–2029

“Kami masih menunggu regulasi terbaru terkait pendanaan karena sejauh ini belum ada informasi bagaimana proses untuk pemodalan,” ujarnya.

Meski regulasi permodalan belum diterbitkan, Daryono memastikan berbagai persiapan operasional koperasi telah dilakukan. Mulai dari pengurusan perizinan hingga perekrutan anggota disebut sudah berjalan dan siap digunakan untuk mendukung operasional koperasi.

“Untuk kerja sama dan semua perizinan kami sudah siap, termasuk perekrutan anggota. Alhamdulillah sampai saat ini sudah ada sekitar 202 anggota,” katanya.

Ia menjelaskan, Koperasi Merah Putih Kelurahan Harapan Baru nantinya akan fokus bergerak di bidang penyediaan kebutuhan pokok masyarakat atau sembako. Sejumlah mitra, termasuk Perum Bulog dan penyuplai tabung gas elpiji, disebut telah menyatakan kesiapan mendukung kebutuhan operasional koperasi.

Baca  HUT ke-55 BPJS Kesehatan Dengungkan Transformasi Mutu Layanan

“Insyaallah Koperasi Merah Putih di Kelurahan Harapan Baru Loa Janan Ilir akan bergerak di bidang sembako karena Bulog sendiri sudah siap, termasuk penyuplai gas juga siap. Tinggal kesiapan kami,” jelasnya.

Namun demikian, pihak koperasi masih menunggu petunjuk teknis terbaru terkait prosedur operasional dan pola distribusi barang. Daryono menyebut hingga kini mekanisme kerja sama dengan perusahaan penyedia maupun alur distribusi belum sepenuhnya dijelaskan pemerintah pusat.

Baca  Pemkot Telat Berikan KUA-PPAS, Samri: Jadi Sebab Hambat Pembangunan Kota

“Banyak opini yang berkembang bahwa nanti yang akan menyuplai dari PT Agrinas, sehingga kami masih menunggu arahan lebih lanjut,” pungkasnya. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button