KaltimPenajam Paser Utara

PPU Kembangkan Ekowisata Mangrove Kampung Baru

Peninjauan ekowisata. (Foto: Humas Pemkab) 

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus mendorong pengembangan sektor wisata berbasis lingkungan. Salah satunya melalui pengembangan kawasan ekowisata mangrove di Kampung Baru, Kecamatan Penajam.

Upaya tersebut ditandai dengan kunjungan Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) Kementerian Kehutanan, Muhammad Zainal Arifin, yang didampingi Bupati PPU Mudyat Noor ke kawasan mangrove Kampung Baru, Rabu (6/5/2026).

Mudyat Noor mengatakan, kawasan mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir. Di sisi lain, kawasan tersebut juga dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan di PPU.

Baca  Bontang Kuala Perluas Fasilitas Wisata, Gelontorkan Dana Rp6 Miliar

“Ekosistem mangrove berperan penting bagi keseimbangan lingkungan sekaligus memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata,” ujarnya.

Dalam kunjungan itu, pemerintah pusat juga membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memperkuat pengelolaan kawasan ekowisata mangrove, termasuk pemberdayaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Muhammad Zainal Arifin menyebut pengembangan kawasan tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur wisata, tetapi juga peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem mangrove secara berkelanjutan.

Baca  Kaltim Berjuang Kurangi Sampah Laut, Targetkan Pemotongan 70% Sampah Plastik

“Ke depan kami mendorong adanya kolaborasi dan pendampingan agar pengelolaan ekowisata mangrove dapat berjalan berkelanjutan,” katanya.

Selain pendampingan, pemerintah pusat juga berupaya memberikan dukungan pendanaan untuk membantu penyediaan fasilitas penunjang wisata di kawasan tersebut.

Menurutnya, Kabupaten PPU memiliki potensi wisata mangrove yang cukup besar, terlebih posisinya sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara.

Baca  Perlindungan Hukum Anak Korban Kekerasan Seksual: Urgensi Saluran Aman dalam Mewujudkan Keadilan

“Harapannya kawasan ini bisa berkembang dan menjadi contoh pengelolaan ekowisata mangrove di Indonesia,” pungkasnya.(tin/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button