
Editorialkaltim.com – Enam fraksi di DPRD Kalimantan Timur kompak mendorong penggunaan hak angket usai rapat konsolidasi pimpinan, Senin (4/5/2026), Samarinda. Dukungan mayoritas ini menguatkan langkah dewan menindaklanjuti tuntutan publik, sementara Fraksi Golkar belum bergabung dalam usulan tersebut.
Fraksi yang menyatakan dukungan meliputi Demokrat-PPP, PKS, PAN-Nasdem, Gerindra, PDI Perjuangan, serta PKB. Sikap kolektif enam fraksi ini menjadi penentu arah politik DPRD Kaltim menuju penggunaan hak angket sebagai instrumen pengawasan.
Juru Bicara Hak Angket DPRD Kaltim, Nurhadi Saputra, menyebut keputusan tersebut mencerminkan kesepahaman lintas fraksi dalam merespons dinamika yang berkembang. Ia memastikan tahapan menuju hak angket kini tinggal menunggu proses formal berikutnya.
“Enam fraksi sudah menyatakan sikap mendukung hak angket, sehingga arah politik dewan semakin jelas meski tahapan formal masih menunggu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dukungan tersebut juga telah memenuhi syarat administratif sesuai ketentuan yang berlaku. Jumlah anggota dewan yang menandatangani usulan dinilai sudah lebih dari cukup untuk melanjutkan proses.
“Dari sisi administratif, syarat pengajuan sudah terpenuhi karena lebih dari sepuluh anggota dari minimal dua fraksi telah menandatangani,” katanya.
Total sebanyak 22 anggota dewan dari enam fraksi disebut telah membubuhkan tanda tangan dalam usulan tersebut. Dengan capaian itu, langkah berikutnya tinggal menunggu pembahasan di Badan Musyawarah.
Usulan hak angket akan dibawa ke Banmus untuk penjadwalan rapat paripurna. Dalam forum itu, keputusan terkait pengesahan hak angket hingga pembentukan panitia khusus akan ditentukan.
“Selanjutnya usulan akan dibawa ke Banmus untuk penjadwalan paripurna, sekaligus menentukan apakah hak angket disahkan dan pansus dibentuk,” ujarnya.
Ia menegaskan dorongan penggunaan hak angket merupakan respons atas tekanan publik yang terus berkembang. Aspirasi masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menggerakkan sikap politik enam fraksi.
“Ini bagian dari menjawab aspirasi masyarakat yang terus menguat, tidak mungkin dewan mengabaikan massa aksi yang masih bertahan,” tutupnya.(ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



