10 Menteri Berkinerja Terbaik Versi Anak Muda

Editorialkaltim.com – Persepsi generasi muda terhadap kinerja kabinet pemerintah kembali terpotret dalam Survei Nasional Muda Bicara ID Kuartal I 2026. Hasilnya, sejumlah nama menteri dinilai memiliki kinerja terbaik berdasarkan penilaian anak muda dari berbagai daerah di Indonesia.
Survei yang melibatkan 800 responden di 38 provinsi ini menempatkan Purbaya Yudhi Sadewa di posisi teratas dengan capaian 18,50 persen. Ia dinilai berhasil menjaga stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tengah tekanan ekonomi global, sekaligus komunikatif dalam menyampaikan kebijakan fiskal kepada publik.
Di posisi kedua, Agus Harimurti Yudhoyono meraih 17,80 persen. Sosoknya dianggap mewakili generasi muda dengan latar belakang militer dan pendidikan tinggi, serta dinilai memberikan dampak nyata melalui pembangunan infrastruktur.
Sementara itu, Abdul Mu’ti menempati peringkat ketiga dengan 17,10 persen. Kebijakan di sektor pendidikan yang dinilai lebih humanis, termasuk pembaruan kurikulum dan pengurangan beban belajar, mendapat respons positif dari kalangan pelajar dan mahasiswa.
Peringkat keempat ditempati Andi Amran Sulaiman dengan 13,90 persen. Program ketahanan pangan dan modernisasi pertanian yang digencarkan dinilai berdampak langsung, khususnya bagi anak muda di sektor agraris.
Selanjutnya, Muhaimin Iskandar berada di posisi kelima dengan 8,50 persen. Kedekatannya dengan pemilih muda serta program pemberdayaan masyarakat menjadi faktor utama meningkatnya kepercayaan.
Di urutan keenam, Nasaruddin Umar memperoleh 7,10 persen. Ia dinilai membawa pendekatan moderat dan inklusif dalam isu keagamaan yang relevan dengan nilai generasi muda.

Berikutnya, Erick Thohir menempati posisi ketujuh dengan 4,20 persen. Kiprahnya di dunia olahraga, termasuk sepak bola nasional, menjadi daya tarik tersendiri bagi anak muda.
Di posisi kedelapan, Teddy Indra Wijaya meraih 3,10 persen. Meski dikenal sebagai figur di balik layar, perannya dalam pemerintahan dinilai semakin terlihat pasca pelantikan kabinet.
Sementara itu, Budi Gunadi Sadikin berada di posisi kesembilan dengan 2,40 persen. Program kesehatan, termasuk layanan cek kesehatan gratis, dinilai relevan dengan tren gaya hidup sehat di kalangan anak muda.
Terakhir, Bahlil Lahadalia menempati posisi kesepuluh dengan 2,10 persen. Gaya komunikasi yang lugas serta narasi kesuksesan dari daerah dinilai membuatnya dekat dengan generasi muda.
Di luar sepuluh besar, kategori “menteri lainnya” mencatatkan angka 5,3 persen. Hal ini menunjukkan masih adanya persepsi yang beragam terhadap kinerja menteri lainnya di kabinet.
Survei Nasional Muda Bicara ID sendiri merupakan riset berkala yang dilakukan setiap kuartal sejak awal 2025. Survei ini bertujuan memetakan opini, persepsi, serta harapan generasi muda terhadap pemerintahan, kebijakan publik, hingga kondisi sosial seperti ekonomi dan kesehatan mental.
Pengambilan data untuk edisi Kuartal I 2026 dilakukan pada periode 1 hingga 30 Maret 2026. Dengan cakupan responden yang tersebar di seluruh provinsi, hasil survei ini dinilai mampu memberikan gambaran yang cukup representatif terkait pandangan generasi muda Indonesia.
Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus masukan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi anak muda. Selain itu, survei ini juga mendorong peningkatan partisipasi politik generasi muda agar lebih aktif dan berkualitas di masa mendatang.(ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



