KaltimSamarinda

Pemkot Samarinda Cabut Kontrak Mobil Land Rover dan Periksa Internal

Konferensi pers Wali Kota Andi Harun (Foto: Editorialkaltim/Ist)

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi mencabut kontrak sewa mobil mewah Land Rover Defender yang selama ini digunakan untuk pelayanan tamu VIP. Keputusan tersebut diambil setelah hasil pemeriksaan internal menemukan adanya ketidaksesuaian dalam pelaksanaan kontrak.

Wali Kota Andi Harun mengungkapkan, temuan dari Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Inspektorat Daerah menjadi dasar utama penghentian kerja sama dengan pihak penyedia jasa. Ia menegaskan langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga tata kelola keuangan daerah tetap transparan.

“Ditemukan ketidaksesuaian spesifikasi kendaraan dengan harga sewa serta pelaksanaan kontrak, sehingga kami cabut kerja sama dan lakukan evaluasi menyeluruh,” ujarnya Kamis (16/4/2026), Samarinda.

Baca  Apel Pengamanan Kunjungan Presiden Digelar di Jantung IKN

Selain penghentian kontrak, Pemkot Samarinda juga akan menarik unit kendaraan tersebut untuk dikembalikan kepada penyedia jasa. Proses ini akan dilengkapi berita acara resmi sebagai bentuk pertanggungjawaban administrasi yang sesuai aturan.

Langkah tegas tidak berhenti di situ. Pemerintah kota memastikan pemeriksaan lanjutan dilakukan untuk menelusuri pihak internal yang terlibat dalam proses pengadaan hingga pelaksanaan kontrak.

Baca  KPID Kaltim Beri Masukan Soal Raperda Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

“Langkah berikutnya kami lakukan pemeriksaan lanjutan terhadap pihak internal terkait guna memastikan akuntabilitas serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” katanya.

Andi Harun juga mengakui adanya ketidakcermatan dari kedua belah pihak, baik pemerintah kota maupun penyedia jasa. Ia menilai pengakuan terbuka tersebut penting agar perbaikan sistem dapat dilakukan secara menyeluruh.

“Dalam peristiwa ini terdapat ketidakcermatan dari penyedia jasa serta internal pemerintah kota, dan kami memilih mengakui hal tersebut secara terbuka,” tutupnya.

Sebagai konsekuensi dari penghentian kontrak, Pemkot Samarinda akan melakukan penyesuaian anggaran. Perhitungan ulang dilakukan guna mengetahui potensi dana yang perlu dikembalikan sesuai hasil evaluasi.

Baca  Sapto Kritik Lambannya Reklamasi Lahan Tambang

Sebelumnya, sewa mobil Land Rover Defender menjadi sorotan publik karena nilainya mencapai Rp 160 juta setiap bulan. Kendaraan tersebut digunakan sebagai fasilitas penunjang bagi tamu penting yang berkunjung ke Samarinda sejak tahun anggaran 2022.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button