
Editorialkaltim.com – Komisi III DPRD Samarinda melakukan kunjungan lapangan untuk mengecek progres pembangunan terowongan di Kota Samarinda. Peninjauan ini juga dilakukan untuk menindaklanjuti penanganan longsor di sisi inlet yang sebelumnya menjadi perhatian.
Dari hasil inspeksi, struktur perpanjangan terowongan disebut telah rampung. Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menjelaskan penambahan struktur di sisi inlet sepanjang sekitar 72 meter dan sisi outlet sekitar 54 meter sudah selesai dikerjakan.
“Kita ingin memastikan pekerjaan lanjutan penanganan longsor di sisi inlet benar-benar aman dan sesuai perencanaan, apalagi struktur tambahan sudah selesai dibangun,” ujar Deni, Senin (2/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, kontraktor turut memaparkan rencana regrading di area longsor. Estimasi tambahan anggaran untuk pekerjaan itu disebut mencapai sekitar Rp 90 miliar. Angka ini menjadi perhatian DPRD karena sebelumnya penguatan struktur terowongan juga telah menghabiskan anggaran puluhan miliar rupiah.
“Dengan anggaran sebesar itu tentu harus kita pastikan dulu perencanaannya mencakup apa saja dan apakah benar kebutuhan riil di lapangan,” katanya.
Deni menegaskan pihaknya juga akan memastikan apakah kebutuhan anggaran tersebut sudah masuk dalam APBD 2026. Saat ini, dinas terkait disebut masih melakukan pengecekan mengenai ketersediaan alokasi dana.
Selain soal tambahan biaya, Komisi III turut menyoroti persoalan drainase di sekitar proyek. DPRD menerima laporan warga bahwa aliran air dari sisi inlet kerap mengarah ke fasilitas sekolah dan permukiman. Sementara di sisi outlet, terdapat saluran yang diduga buntu sehingga berpotensi menimbulkan genangan.
“Kami minta dipastikan drainase tambahan dibuat supaya air tidak masuk ke sekolah maupun rumah warga, dan di sisi outlet jangan sampai ada genangan di jalan penghubung,” tegasnya.
Ia menambahkan, terowongan belum dapat difungsikan sebelum mengantongi sertifikat laik fungsi sesuai prosedur terbaru. DPRD berharap proses administrasi tersebut bisa segera dituntaskan agar uji coba penggunaan terowongan dapat dilakukan dalam waktu dekat.
Komisi III memastikan akan terus mengawal proyek infrastruktur tersebut demi menjamin keselamatan masyarakat serta memastikan seluruh tahapan pembangunan memenuhi standar teknis dan aspek keamanan.(sal/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



