Penajam Paser Utara

Wakil Bupati PPU Dorong Liga SD Jadi Ajang Pencarian Bibit Sepak Bola Muda

Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin saat membuka Liga Pekan Olahraga SD Cup ke-6 se-Kecamatan Penajam (Ist)

Editorialkaltim.com – Pembinaan atlet sepak bola di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai didorong sejak usia sekolah dasar. Kompetisi antarsekolah dinilai tidak hanya menjadi ruang bertanding, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk menemukan potensi atlet muda yang nantinya bisa dibina secara berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin saat membuka Liga Pekan Olahraga SD Cup ke-6 se-Kecamatan Penajam di Lapangan Sepak Bola Desa Giripurwa, Kecamatan Penajam. Kompetisi diikuti 38 dari total 44 sekolah dasar di Kecamatan Penajam dan berlangsung hingga 12 Oktober 2026.

Abdul Waris mengatakan besarnya partisipasi sekolah menunjukkan olahraga masih menjadi ruang penting bagi pengembangan potensi siswa. Melalui pertandingan, kemampuan teknis anak dapat diasah sekaligus menjadi kesempatan bagi guru maupun pelatih untuk melihat pemain yang memiliki potensi lebih jauh.

Baca  Pemkab PPU Libatkan Petani hingga Pelaku Usaha Benahi Pelayanan Sektor Pertanian

“Kegiatan seperti ini bukan sekadar mencari siapa yang menjadi juara. Anak-anak juga belajar disiplin, bekerja sama dalam tim, berani tampil dan menghargai lawan. Nilai-nilai itu penting dalam pembentukan karakter mereka,” ujar Abdul Waris.

Ia meminta para peserta menikmati setiap pertandingan dan menunjukkan kemampuan terbaik tanpa mengabaikan sportivitas. Menurutnya, hasil pertandingan merupakan bagian dari proses belajar, sementara pengalaman berkompetisi dan persahabatan antarpelajar memiliki nilai yang tidak kalah penting.

“Menang atau kalah merupakan hal biasa dalam kompetisi. Yang harus dijaga adalah semangat bertanding, sportivitas dan kebersamaan. Berikan kemampuan terbaik dan jadikan pertandingan ini sebagai pengalaman untuk terus berkembang,” katanya.

Baca  Polres PPU Sulap Lahan Setengah Hektare Jadi Kebun Melon

Wakil Bupati juga memberikan apresiasi kepada guru PJOK dan pelatih yang mendampingi siswa. Pembinaan yang dilakukan secara konsisten di lingkungan sekolah diharapkan dapat menjadi fondasi untuk menemukan bibit-bibit sepak bola potensial dari PPU.

Terkait harapan agar kompetisi serupa memperoleh dukungan penganggaran di tingkat kabupaten, Abdul Waris memberikan respons positif. Menurutnya, kegiatan olahraga pelajar merupakan bagian dari pembinaan ekstrakurikuler yang dapat mendukung pengembangan bakat anak.

“Ke depan tentu kita berharap kegiatan pembinaan seperti ini dapat memperoleh dukungan. Dari kompetisi usia dini inilah kita bisa menemukan bibit-bibit potensial yang suatu saat diharapkan mampu membawa nama baik PPU,” tuturnya.

Baca  Wabup PPU Pastikan Kebutuhan BBM Masyarakat Akan Dihitung Ulang

Liga Pekan Olahraga SD Cup ke-6 berlangsung selama sepekan dengan memperebutkan piala bergilir, piala tetap dan uang pembinaan senilai total Rp7,6 juta. Kegiatan turut dihadiri Plt Kepala Dinas Pendidikan PPU, Kepala Desa Giripurwa, pengawas pendidikan, Ketua dan pengurus K3S, kepala sekolah, guru PJOK serta para pelatih.

Melalui kompetisi tersebut, Pemkab PPU berharap pembinaan olahraga di lingkungan sekolah tidak berhenti pada pertandingan tahunan. Potensi yang muncul dari kompetisi diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga terbuka peluang lahirnya atlet-atlet muda yang mampu berprestasi dan membawa nama PPU ke jenjang yang lebih tinggi. (Adv/Rir)

Related Articles

Back to top button