Bontang

Usai Putusan Pengadilan, Amir Tosina Minta Renovasi Kantor Lurah Berbas Pantai Dianggarkan Tahun Depan

Kantor Lurah Berbas Pantai. (Istimewa).

Editorialkaltim.com – Penundaan renovasi Kantor Lurah Berbas Pantai tahun ini telah menarik perhatian DPRD Bontang. Bahkan, masalah ini sebenarnya telah diantisipasi sejak masa DPRD sebelumnya. Mereka menilai bahwa perencanaan yang dilakukan sebelumnya kurang menyeluruh.

Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina menjelaskan, saat rapat dengan dewan, telah ditekankan bahwa renovasi perlu dilakukan. Namun, ternyata terdapat masalah dengan lahan yang direncanakan.

“Kami menegaskan bahwa pemkot seharusnya selektif dalam mengusulkan anggaran, terutama untuk lahan yang statusnya jelas,” ungkapnya, (22/6/2023). 

Baca  DPRD Bontang Pertanyakan Penyelenggara BCC, Ini Penjelasan Disdikbud

Politisi dari Partai Gerindra ini merasa kecewa dengan pengalokasian anggaran yang akhirnya tidak terpakai akibat masalah sengketa tersebut. Pemkot, kata dia, seharusnya tidak terburu-buru dalam mencantumkan anggaran jika status lahan masih diragukan.

“Kami akan memanggil pihak kelurahan, kecamatan, dan BPKAD untuk mengetahui lebih lanjut mengenai masalah ini,” tambahnya.

Amir Tosina juga meminta, jika putusan perkara sudah dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri Bontang, renovasi harus dilakukan tahun depan. Artinya, jika pemkot menang dalam perkara tersebut, alokasi anggaran yang digeser tahun ini harus dialokasikan kembali tahun depan.

Baca  Amir Tosina Kecewa dengan Lurah BK, Dua Kali Tak Hadiri Undangan Rapat

Sebagai informasi, Pemkot Bontang harus menunda rencana renovasi Kantor Lurah Berbas Pantai tahun ini karena seorang warga mengajukan gugatan terkait status lahan ke Pengadilan Negeri Bontang. Padahal pemkot telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp6,1 miliar untuk renovasi ini. 

Konsep bangunan yang direncanakan adalah dua lantai, yang meliputi ruangan pejabat kelurahan dan tempat pertemuan. Luas bangunan mengalami sedikit perubahan dari pondasi lama, dan lokasinya tetap sama. Artinya, bangunan akan dibongkar dan didirikan kembali dengan desain baru. (ali/nfa/adv)

Baca  DPRD Bontang Pertanyakan Lambannya Proyek Turap Pasca Longsor di Bontang Lestari

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button