Universitas Mulawarman Dorong Pendirian Fakultas Ilmu Keolahragaan

Editorialkaltim.com – Universitas Mulawarman (Unmul) terus mendorong penguatan pendidikan olahraga di Kalimantan Timur melalui rencana pendirian Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK). Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kalimantan Timur yang digelar di Kantor DPRD Kaltim, Senin (2/2/2026).
RDP tersebut dihadiri jajaran Komisi IV DPRD Kaltim, pimpinan dan pejabat Universitas Mulawarman, serta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim. Agenda rapat membahas rekomendasi pendirian Fakultas Ilmu Keolahragaan sebagai bagian dari pengembangan institusi Unmul.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unmul, Prof. Dr. H. Moh. Bahzar, M.Si., menegaskan pendirian FIK merupakan kebutuhan strategis untuk membuka akses pendidikan olahraga bagi putra-putri daerah agar tidak harus menempuh pendidikan ke luar Kalimantan Timur.
“Harapan kami, rekomendasi pendirian Fakultas Ilmu Keolahragaan ini mendapatkan dukungan penuh. Tujuannya agar anak-anak Kaltim tidak perlu jauh-jauh kuliah ke luar daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Unmul saat ini telah memiliki tiga program studi yang menjadi fondasi utama pendirian fakultas tersebut, yakni S1 Pendidikan Jasmani yang berdiri sejak 2006, S1 Ilmu Keolahragaan yang berdiri pada 2024, serta S1 Tenaga Kepelatihan Olahraga yang berdiri pada 2025. Menurutnya, proses perencanaan pendirian Fakultas Ilmu Keolahragaan telah berjalan selama tiga tahun dan disusun secara terukur.
“Semua program yang disusun nantinya berdampak langsung terhadap pembangunan daerah. Instrumen utama sudah kami siapkan, dan kami telah mendapatkan dukungan dari KONI serta Dispora. Yang kami butuhkan saat ini adalah rekomendasi dari DPRD Kaltim dan Pemerintah Provinsi Kaltim,” tambahnya.
Bahzar menekankan bahwa pendirian fakultas ini tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) secara langsung. Skema pendanaan dirancang efisien dan berbasis pada kemampuan internal universitas, termasuk ketersediaan dosen keolahragaan dengan latar belakang pendidikan S1 dan S2.
Ia juga memaparkan bahwa lulusan Fakultas Ilmu Keolahragaan nantinya akan berkontribusi langsung dalam pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) olahraga Kalimantan Timur, mulai dari guru olahraga, pelatih dan strength & conditioning, fisioterapis olahraga, terapis pijat olahraga, psikolog olahraga, ahli biomekanika olahraga, hingga ahli gizi olahraga.
Selain itu, penguatan olahraga prestasi daerah juga akan didukung melalui pengembangan Laboratorium Sport Science, yang mencakup Laboratorium Fisiologi Olahraga, Biomekanika Olahraga, Analisis Performa Olahraga, Gizi dan Kesehatan Olahraga, Psikologi Olahraga, serta Laboratorium Kebugaran dan Aktivitas Fisik.
Sementara itu, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unmul, Prof. Dr. Susilo, M.Pd., menyebut FKIP Unmul saat ini memiliki sekitar 9.000 mahasiswa, dengan penerimaan mahasiswa baru sekitar 1.200 orang setiap tahun yang tersebar di 25 program studi jenjang S1, S2, dan S3.
“Dalam konteks ini, kami merencanakan pemisahan tiga program studi keolahragaan dari 25 program studi yang ada untuk dimasukkan ke dalam Fakultas Ilmu Keolahragaan,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, animo mahasiswa terhadap program studi keolahragaan tergolong tinggi. Program Studi Ilmu Keolahragaan yang baru berdiri satu tahun terakhir menunjukkan minat besar, demikian pula Pendidikan Jasmani. Adapun Program Studi Tenaga Kepelatihan Olahraga telah mengantongi izin dari kementerian dan direncanakan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun ini.
Menurutnya, Fakultas Ilmu Keolahragaan Unmul nantinya akan dipusatkan di Kampus FKIP Pahlawan karena ditunjang fasilitas olahraga yang memadai. Selain itu, tersedia pula opsi lahan pengembangan di kawasan sekitar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unmul.
Ia menambahkan, pola serupa pernah diterapkan Unmul saat mendirikan Fakultas Ilmu Budaya, dengan terlebih dahulu mengantongi rekomendasi DPRD dan gubernur sebelum dilakukan perubahan statuta.
“Yang terpenting saat ini sebenarnya adalah izin pendirian fakultas terlebih dahulu. Setelah itu, pengembangan sarana dan bangunan akan mengikuti,” pungkasnya. (adr/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



