KaltimSamarindaZona Kampus

100 Hari Kerja Rudy-Seno, Siap Umumkan Penerima Beasiswa Gratis S1-S3 di Kaltim

Perwakilan transisi program, Rudy-Seno, Bohari (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim bersama Tim Transisi Rudy-Seno mengundang sejumlah perwakilan Perguruan Tinggi (PT) yang memiliki akreditasi unggul yang ada di Kaltim untuk sosialisasi pendataan tahap pertama program Pendidikan Gratis “Gratispol” jenjang S1, S2, dan S3 di kantor Disdikbud Kaltim, Senin (24/02/2025). Dihadiri oleh pimpinan universitas dan kepala program studi (prodi) dari perguruan tinggi terkemuka di Kaltim, antara lain Universitas Mulawarman (UNMUL), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammadi Idris (UINSI) Samarinda, Politeknik Negeri Samarinda (POLNES), Poltekkes Kemenkes, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), dan STIKES Mutiara Mahakam.

Perwakilan transisi program, Rudy-Seno, Bohari Yusuf, menjelaskan tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk mempersiapkan pendataan mahasiswa yang berhak menerima beasiswa pendidikan pada periode pertama. Penerima bantuan beasiswa ini rencananya akan diumumkan dalam 100 hari kerja Rudy-Seno mendatang.

Baca  Beasiswa Kaltim Tuntas 2024 Sudah Diumumkan, Berikut Daftar Rincian Batas Skoring Tiap Kategori

“Jadi hari ini kita pendataan dulu sekaligus menginformasikan terkait mekanisme penerimaan beasiswa di tahun ini. Kita lakukan bertahap kerena anggaran tahun ini sudah ditetapkan di tahun sebelumnya,” paparnya.

Program Pendidikan Gratis, yang dikenal dengan nama Gratispol Pendidikan, memiliki anggaran sebesar Rp775 miliar untuk tahun 2025.

Adapun kriteria program studi yang akan menerima dana bantuan beasiswa tahap pertama adalah prodi S1 dan S2 yang memiliki akreditasi Unggul, sementara untuk prodi S3, akreditasi yang dipersyaratkan adalah minimal Baik Sekali.

Baca  Resmi! Iffa Rosita dari Kaltim Gantikan Hasyim Asy'ari Sebagai Anggota KPU

Pada tahap pertama, bantuan akan diberikan kepada mahasiswa lama. Sambil menunggu proses regulasi melalui Peraturan Gubernur (Pergub), tim sosialisasi akan melakukan kunjungan langsung ke universitas untuk mengenalkan aplikasi Gratispol sebagai alat pendataan dan administrasi program ini.

Dalam kesepakatan awal, pihak universitas diminta untuk tidak menaikkan UKT dan kuota penerimaan mahasiswa.

Program ini juga akan dievaluasi setiap tahunnya untuk memastikan kelancaran dan keberlanjutan dalam rangka mendukung akses pendidikan yang lebih merata di Kaltim. Kemudian, mereka diminta untuk mengirimkan data mahasiswa yang mereka miliki sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan.

Baca  Cek Sekarang! Hasil Seleksi Beasiswa Kaltim Tuntas Siswa 2024 Sudah Bisa Diakses

Selain itu, pihaknya memastikan bahwa program pendidikan gratis ini akan mencakup seluruh mahasiswa pada tahun depan. Proyeksi anggaran pendidikan juga direncanakan akan terus meningkat setiap tahunnya agar program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

“Nanti tahap berikutnya kita upayakan semuanya terakomodir, tidak hanya universitas yang memiliki program studi berakreditasi “Unggul” tetapi mencakup akreditasi “Baik Sekali,” pungkasnya. (Adr/Ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button