Samarinda

Soroti Permasalahan Sosial, Afif Dorong Pemuda Samarinda untuk Lebih Peduli

Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun. (Istimewa).

Editorialkaltim.com – Legislator muda DPRD Samarinda, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun menyoroti permasalahan sosial khususnya bagi anak anak muda yang ada di Samarinda. Menurutnya, Dinas Sosial Samarinda sebagai OPD yang menangani permasalahan itu, dianggap masih belum maksimal dalam berupaya untuk meminimalisir masalah sosial yang masih menjamur di Kota Tepian ini.

“Saya rasa belum. Kenapa saya rasa belum, karena masih banyak terdapat remaja-remaja yang melakukan kegiatan berdampak negatif. Bahkan yang mabuk aja masih banyak, dan balapan liar masih ada,” jelasnya.

“Karena, saya anak muda dan masih punya teman yang muda-muda juga, dan pergaulannya masih begitu saja,” tambahnya.

Baca  Samarinda Raih Predikat Kota Layak Huni, Novi: Masih Banyak yang Harus Dibenahi

Afif berpendapat, Samarinda memerlukan wadah yang diberikan pihak Dinas Sosial atau Pemkot agar dapat mengarahkan anak-anak muda Samarinda untuk melakukan kegiatan yang positif.

“Salah satu penyebabnya mungkin kurangnya tempat buat mereka hiburan dan menyalurkan ekspresi, kalau di Makassar itu kan ada pantai losari sedangkan di sini masih kurang,” kata Afif.

Anggota Komisi I DPRD Samarinda tersebut sempat meminta kepada Dispora untuk melibatkan anak-anak muda Samarinda berperan aktif dalam acara yang berkaitan dengan olahraga dan kepemudaan. Hal tersebut merupakan upaya meminimalisir masalah sosial yang disebabkan oleh pergaulan anak muda.

Baca  Anggota Dewan Minta Guru di Samarinda Siap Terima Murid Tak Bisa Calistung

“Kan banyak anak muda di sini yang punya kreativitas dan bakat itu bisa diandalkan. Jadi mereka tidak mengarahkan bakat mereka yang seharusnya bisa menjadi yang positif, justru malah menjadi negatif. Contoh balapan liar, kita kan punya tempat sirkuit yang memang tempat yang disediakan untuk mengadakan acara balapan seperti itu,” pungkasnya.

Politisi Gerindra ini menyampaikan, pemuda Samarinda harus lebih paham dengan perkembangan kota. Dirinya menegaskan pemuda jangan sampai salah membaca info hanya dari satu sudut pandang saja sehingga mudah keliru.

Baca  Puji Gelar Sosialisasi Raperda Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga 

“Netizen kadang kurang paham dari isi konteks pemberitaan, artinya masih banyak anak muda Samarinda yang malas baca. Karena malas baca tadi gimana perkembangan kota mau lihat baca aja udah gamau,’’ tutup Afif. 

[QON | NFA | ADV]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Mari bergabung di Grup Telegram “editorialkaltim”, caranya klik link, https://t.me/editorialkaltimcom kemudian join. Anda harus mengistal Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Related Articles

Back to top button