KaltimKukar

Pemkab Kukar Anggarkan Rp2,14 Miliar untuk TMMD di Jembayan Tengah

Pembukaan TMMD ke-130 di Lapangan Bola Loa Kulu Kota

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,14 miliar untuk mendukung pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 di Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu.

Anggaran tersebut bersumber dari APBD Kukar 2026 dan menjadi bagian dari total pembiayaan TMMD senilai Rp2,62 miliar. Sementara itu, TNI Angkatan Darat turut memberikan dukungan anggaran sebesar Rp480,5 juta.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, dukungan anggaran tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan.

Hal itu disampaikan Aulia saat menjadi inspektur upacara pembukaan TMMD ke-130 di Lapangan Bola Loa Kulu Kota, Selasa (13/10/2026).

“beberapa kegiatan yang dilaksanakan, yakni pertama, pembangunan jalan usaha tani sepanjang 2.163 meter atau sekitar 2 kilometer. Kedua, kegiatan RTLH atau perbaikan rumah agar menjadi rumah layak huni,” ujarnya.

Baca  Jelang Piala ASKAB 2025, Dispora Kukar dan ASKAB Gelar Pelatihan Wasit

Aulia menjelaskan, salah satu prioritas pembangunan dalam program TMMD kali ini adalah peningkatan jalan usaha tani sepanjang 2.163 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 20 sentimeter menggunakan material agregat kelas B lokal.

Pembangunan jalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses menuju kawasan pertanian seluas sekitar 100 hektare di Desa Jembayan Tengah. Dengan akses yang lebih baik, petani dapat lebih mudah mengangkut hasil panen dan menjalankan aktivitas pertanian.

Selain peningkatan jalan, TMMD ke-130 juga menyasar pembangunan lima sumur bor, rehabilitasi lima rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan lima unit mandi, cuci, kakus (MCK), lima jembatan kayu, serta 12 gorong-gorong.

Baca  Haedar Nashir Resmikan Fasilitas dan Dorong Peningkatan Pendidikan di Muhammadiyah Kaltim

Menurut Aulia, dukungan Pemkab Kukar terhadap TMMD tidak sekadar berorientasi terhadap pembangunan fisik, tetapi juga memastikan hasil pembangunan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

“TMMD ini contoh konkret bahwa persoalan pembangunan tidak bisa dikerjakan secara sektoral. Ketika kita semua berkolaborasi, manfaat yang bisa kita berikan kepada seluruh masyarakat akan lebih besar,” tegasnya.

Program TMMD juga dilengkapi kegiatan tambahan berupa pengembangan ketahanan pangan seluas satu hektare, rehabilitasi musala, penanaman 3.000 pohon, serta pemberian santunan kepada anak yatim.

Sementara itu, Komandan Kodim 0906/Kutai Kartanegara Letkol Arm Benny Budiman merinci, total anggaran TMMD ke-130 mencapai Rp2.629.274.356,25.

Dari jumlah tersebut, Pemkab Kukar mengalokasikan Rp2.148.774.356,25 melalui APBD, sedangkan TNI Angkatan Darat memberikan dukungan Rp480.500.000.

Baca  Jelang Pemilu 2024, Pemantauan Isi Siaran Jadi Prioritas KPID Kaltim

“TMMD merupakan program lintas sektoral kerja sama antara Kementerian Pertahanan, dalam hal ini Mabes TNI, serta pemerintah daerah, dalam hal ini Kodim 0906/Kukar dan Pemkab Kukar. Tujuannya sebagai akselerator pembangunan di wilayah Kodim maupun kabupaten, terutama di desa,” paparnya.

Selain pembangunan infrastruktur, masyarakat akan mendapatkan penyuluhan terkait kesehatan, pertanian, peternakan, pencegahan stunting, bahaya narkoba, hingga pelayanan pengobatan gratis.

Pelaksanaan TMMD ke-130 berlangsung mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026. Seluruh pekerjaan ditargetkan rampung sesuai jadwal agar manfaat pembangunan segera dirasakan masyarakat. (ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button