Kukar

Markas PMI Kukar Diresmikan: Refleksi Kesadaran Kolektif untuk Donor Darah

Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, meresmikan Markas dan Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kutai Kartanegara. (istimewa).

Editorialkaltim.com – Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, meresmikan Markas dan Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kutai Kartanegara. Peresmian ini berlangsung di Jalan Ahmad Dahlan Tenggarong, Kamis (2/3/2023).

Markas PMI Kukar ini dulunya adalah gedung Akademi Kebidanan Kutai Husada, yang kini dihibahkan untuk PMI. Proses hibah ini ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima dan Naskah Perjanjian Hibah Daerah oleh Bupati Edi Damansyah dan Ketua Yayasan Mitra Husada, dr Abdurrahman. “Semua ini dilakukan untuk mengembalikan khittah PMI Kukar,” kata Edi.

Baca  Kukar Berupaya Wujudkan Ketahanan Pangan melalui Program Kelompencapir Reborn

Bupati Edi mengharapkan agar PMI Kukar dan strukturnya dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara maksimal dengan adanya gedung ini. Menurutnya, “Semua sudah mulai terkelola dengan baik, apalagi sudah mendapat dukungan gedung ini,” ungkapnya.

Bupati Edi berharap bahwa PMI Kukar akan bekerja dengan baik dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat. “Akan muncul kesadaran personal yang tumbuh menjadi kesadaran kolektif,” ujarnya.

Baca  445 Peserta Adu Bakat di Kejuaraan Bulutangkis Bupati Cup Kukar 2023

Selain itu, Edi menghimbau perusahaan yang beroperasi di Kutai Kartanegara. “Karyawan dan manajemen perusahaan sekarang tidak perlu jauh-jauh lagi untuk donor darah,” kata Edi, menandai bahwa PMI Kukar sudah dilengkapi dengan alat standar.

Peresmian gedung ini juga diikuti oleh Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Korps Sukarela (KSR) Kukar dengan 40 peserta. Ketua PMI Kukar, Ismed, menjelaskan bahwa peserta Diklatsar berusia antara 18-35 tahun. “Diklatsar dilaksanakan selama 4 hari, dari tanggal 2-5 Maret,” kata Ismed.

Baca  Kembangkan Kopi dan Kakao, Pemkab Kukar Jalin Kerjasama dengan Puslikoka Jember

Dalam program ini, para peserta KSR akan mendapatkan pendidikan untuk memberikan pendampingan bagi Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah-sekolah, mulai tingkat SD, SMP hingga SMA. Untuk angkatan pertama, KSR PMI Kukar diikuti dari delapan kecamatan. “Sebagian akan menjadi KSR unit markas, mereka akan melakukan piket 24 jam di markas ini. Lainnya akan menjadi PMR markas kecamatan,” pungkas Ismed.

[LIN | ADV]

Related Articles

Back to top button