KaltimKukar

Kades Kersik Dorong Kolaborasi Mahasiswa KKN Majukan Desa Wisata

Kepala Desa Kersik, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara (Kukar), Jumadi (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Kepala Desa Kersik, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara (Kukar), Jumadi, menyambut positif kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 51 Universitas Mulawarman (Unmul) yang sedang melaksanakan pengabdian di desanya. Ia berharap kehadiran para mahasiswa tidak hanya memberi warna baru, tetapi juga mampu mendorong percepatan potensi Desa Kersik sebagai desa wisata.

“Kami sebenarnya senang dengan hadirnya anak-anak KKN ini. Harapan kami, teman-teman mahasiswa yang notabene intelektual muda bisa membawa perubahan positif bagi Desa Kersik,” ujarnya saat ditemui di Desa Kersik, Minggu (20/7/2025).

Baca  Singapura dan Estonia Jadi Contoh Pengembangan Infrastruktur AI Samarinda

Ia menilai keberadaan mahasiswa dengan berbagai program kerja yang mereka jalankan dapat menghidupkan suasana desa dan mendorong masyarakat lebih aktif dalam kegiatan sosial maupun produktif. Melalui program-program yang ada, dapat membuat desa lebih hidup karena masyarakat ikut beraktivitas.

Sebagai salah satu desa wisata, Desa Kersik memiliki ikon andalan yakni Pantai Biru, yang potensinya terus dikembangkan. Ia berharap kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dapat memperkuat kesiapan desa dalam mengembangkan sektor pariwisata, baik dari sisi sumber daya manusia (SDM) maupun infrastruktur.

Baca  Rumah Tangga di Kaltim Butuh Rp 4,61 Juta per Bulan agar Tak Masuk Kategori Miskin

“Misalnya teman-teman KKN mengadakan pelatihan untuk peningkatan SDM, itu sangat membantu. Wisata itu kan butuh kesiapan SDM dan juga infrastruktur, jadi harus seimbang,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya interaksi antara mahasiswa dan warga sebagai sarana pertukaran pengetahuan secara alami. Ia menilai, keberadaan mahasiswa secara tidak langsung membuka wawasan baru bagi masyarakat.

Baca  KAMMI Samarinda Galang Dana untuk Korban Banjir dan Longsor

“Saya sejak awal terbuka terhadap kehadiran mahasiswa. Mereka punya gagasan, ilmu, dan semangat. Saat mereka bergaul dengan masyarakat, itu terjadi transfer pengetahuan tanpa disadari. Masyarakat mendapat pemahaman baru, dan mahasiswa pun belajar dari kondisi nyata di lapangan,” pungkasnya. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button