Samarinda

Jelang Idulfitri, Dewan Samarinda Minta Pemkot Lakukan Intervensi Harga Bapokting

Ketua Pansus II DPRD Samarinda, Abdul Rofik. (Istimewa).

Editorialkaltim.com – Mendekati hari besar keagamaan, seperti perayaan hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah (H) sejumlah kebutuhan bahan pokok penting (Bapokting) naik secara signifikan. Biasanya, karena permintaan akan bahan-bahan tertentu meningkat secara signifikan. Hal ini pun mendapat sototan khusus dari Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rofik.

Abdul Rofik mengatakan, naiknya kebutuhan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri harus diatasi oleh Pemerintah Kota (pemkot) Samarinda. Jangan sampai mengganggu kebahagiaan masyarakat yang sedang merayakan hari kemenangan tersebut karena harga yang menjulang tinggi.

“Harusnya pemkot memiliki data yang akurat, ketika sudah tau gejolak harga harus ada intervensi khusus untuk menetralkan harga di pasaran,” ujarnya.

Baca  Abdul Khairin Usulkan Bekas Bandara Temindung Jadi Kawasan Kursus Mengemudi

Anggota dewan bergelar doktor ini menyampaikan, Pemkot Samarinda punya sejarah yang baik dalam menanggulangi inflasi pangan. Dia berharap, kesuksesan dalam mengendalikan inflasi sebelumnya bisa terulang kembali.

“Pemkot Samarinda dari dulu zaman Pak Jaang sudah terkenal dengan penanggulangan inflasi pangan, bahkan kita pernah juara se-nasional di bidang itu,” ucap Abdul Rofik.

Menurut Rofik, dalam mengendalikan harga itu tidak perlu sesuatu yang bersifat hanya seremonial saja, tetapi juga harus dirasakan dampaknya di masyarakat secara nyata. Dia mengkhawatirkan skema politisi yang gemar melakukan sidak. Kekhawatiran ini didasari pengalamanya yang pernah menyaksikan rekayasa harga di lapangan.

Baca  Insiden Penutupan Jalan Ring Road 2, Dewan Dorong Pemerintah Tanggungjawab

“Ketika dewan beserta tentara turun ke pasar harganya semua turun, tapi ketika staff kita kembali mengecek harga eh semuanya kembali naik. Jadinya kan kucing kucingan ini sangat tidak elok,’’ tegasnya

Ketua Pansus II UMKM ini menyampaikan, dalam pengendalian harga menjelang hari raya sangat diperlukan intervensi pemkot untuk menetralkan harga di pasaran. Baginya ketika pemkot bisa menstabilkan harga di pasaran antusias publik bakal semakin tinggi dibandingkan sekedar munculnya berita sidak di koran tapi harga tidak berubah. 

“Saya ini kalau berhubungan dengan masyarakat pasti totalitas, terlebih saya juga membina UMKM kemudian biasa dengan anak2 muda yang melakukan bisnis. saya paham bagaimana susahnya. Ketika ada ketidakpastian pasti ada kekecewaan dari masyarakat,’’ papar Rofik.

Baca  Anhar: Jangan Bandingkan Samarinda dan Bontang

Rofik menilai Pemkot Samarinda sudah mulai menjalankan peranya dalam menangani inflasi di Kota Tepian, tetapi dirinya memberikan catatan kalau kebijakan yang diberikan harus menjurus kepada masyarakat.

“Hari ini Alhamdulillah pemerintah kota sudah mulai beraksi. Saat ini perlu tim khusus yang memantau ketika pemkot buat kebijakan apakah bisa dirasakan langsung ke masyarakat. Jangan sampai kebijakan yang dibuat hanya klise dari OPD saja,’’ tutup Rofik.

[QON | NFA | ADV]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Mari bergabung di Grup Telegram “editorialkaltim”, caranya klik link, https://t.me/editorialkaltimcom kemudian join. Anda harus mengistal Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Related Articles

Back to top button