IKNNasional

Investor UEA Tanam Rp4 Triliun di IKN

Kerja sama antara UEA dan IKN. (Foto: Humas OIKN)

Editorialkaltim.com — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengamankan investasi asing dari Uni Emirat Arab (UEA) untuk pengembangan kawasan inti di Ibu Kota Nusantara (IKN). Investasi tersebut ditanamkan oleh Ayedh Dejem Group dengan nilai diperkirakan mencapai Rp4 triliun.

Kerja sama itu dituangkan melalui penandatanganan perjanjian pengembangan kawasan mixed-use di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1A IKN. Penandatanganan dilakukan antara Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN Sudiro Roi Santoso dan Chairman Ayedh Dejem Group Syeikh Ayedh Dejem pada Jumat (23/1/2026).

Baca  PBNU Soroti Kenaikan PPN 12 %, Minta Pemerintah Jelaskan Manfaatnya bagi Rakyat

Dalam keterangannya, Syeikh Ayedh Dejem menyatakan keyakinannya terhadap prospek ekonomi Indonesia, khususnya pengembangan IKN sebagai pusat pertumbuhan baru. Ia menilai pertumbuhan ekonomi nasional mendorong kebutuhan terhadap proyek perkotaan berskala besar yang terintegrasi.

Kesepakatan tersebut mencakup pengelolaan lahan seluas 9,7 hektare di KIPP 1A yang berlokasi strategis di sekitar Plaza Bhinneka Tunggal Ika. Kawasan itu direncanakan dikembangkan menjadi area terpadu yang meliputi perkantoran, ruang komersial, pusat ritel, serta fasilitas ibadah berupa masjid.

Baca  Anies Baswedan di Debat Capres: Negara Jangan Pelit Sama Guru!

Menurut Ayedh Dejem, besarnya jumlah penduduk Indonesia serta tren penguatan ekonomi nasional menjadikan sektor properti sebagai ladang investasi yang menjanjikan. Pengalaman Dubai sebagai salah satu pusat ekonomi global, kata dia, turut memperkuat keyakinan perusahaannya untuk masuk ke Nusantara.

Sementara itu, Sudiro Roi Santoso menyebut alokasi lahan tersebut merupakan hasil proses panjang dan selektif. Tahap awal proyek akan difokuskan pada perencanaan teknis, perizinan, serta lelang kontraktor, dengan estimasi waktu maksimal satu setengah tahun sejak perjanjian diteken.

Baca  BRIN Sebut Tornado Rancaekek Jadi yang Pertama di Indonesia

“Pembangunan fisik ditargetkan dimulai pada pertengahan 2027 dan dilaksanakan secara bertahap hingga lima tahun berikutnya. Investasi ini juga merupakan kelanjutan dari kunjungan langsung Ayedh Dejem Group ke IKN serta penandatanganan NDA pada Mei 2025,” ujarnya.(tin/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button