KaltimSamarinda

Dua Bulan Padamkan Karhutla, Relawan Samarinda Jalani Cek Kesehatan

Relawan Karhutla tengah menjalani pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG).(Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Relawan yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Samarinda menjalani pemeriksaan kesehatan gratis. Pemeriksaan dilakukan setelah para relawan berjibaku memadamkan kebakaran selama sekitar dua bulan terakhir dan rentan terpapar asap.

Pemeriksaan kesehatan digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda bersama puskesmas di Kantor BPBD Kota Samarinda, Rabu (7/10/2026).

Ketua Info Taruna Samarinda (ITS) Joko Iswanto mengatakan pemeriksaan kesehatan menjadi bentuk perhatian terhadap kondisi para relawan yang aktif menangani karhutla selama dua bulan terakhir.

“Hari ini tanggal 7 Oktober 2026 kami dari relawan Kota Samarinda bersama BPBD, Damkar, tentunya Pemerintah Kota menginisiasi untuk melakukan cek kesehatan khususnya bagi teman-teman relawan yang selama dua bulan ini terus melakukan pemadaman api akibat kebakaran hutan dan lahan yang ada di Kota Samarinda,” ujarnya.

Baca  Dinsos Samarinda Klaim Kemiskinan Turun Jadi 3,45 Persen

Joko menjelaskan tugas relawan cukup berat karena kerap berada di garis depan saat kebakaran terjadi. Mereka harus berhadapan langsung dengan kobaran api, kabut asap, hingga sisa pembakaran yang berpotensi mengganggu kesehatan, terutama sistem pernapasan.

“Mengingat kerja teman-teman relawan cukup berat, kadang di garis depan menghadapi api, kemudian kabut asap dan sisa kebakaran lahan yang cukup menyiksa teman-teman dalam hal pernapasan, maka perlu kita melakukan cek kesehatan ini,” katanya.

Baca  Kemenhaj Kaltim Pastikan Antrean Haji Tak Bisa Disalip

Pemeriksaan kesehatan tersebut diikuti 100 relawan dan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama berlangsung pukul 08.30–10.30 Wita, sedangkan sesi kedua digelar pukul 13.00–15.00 Wita.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan Dinas Kesehatan Kota Samarinda melalui Puskesmas Temindung dan Puskesmas Remaja. Pemeriksaan diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi kesehatan relawan setelah cukup lama terlibat dalam penanganan karhutla.

“Mudah-mudahan dengan cek kesehatan ini teman-teman relawan bisa diketahui kondisi fisiknya,” ucapnya.

Baca  Rencana Plaza 21 Dijadikan Lahan Parkir Citra Niaga Abdul Khairin Sebut Belum Saatnya Dibahas

Joko mengungkapkan paparan kabut asap sebelumnya terjadi di sejumlah wilayah Samarinda, mulai Sambutan, Makroman, Sungai Siring, Pampang, hingga kawasan Betapus.

Pemeriksaan kesehatan juga diharapkan mampu mendeteksi lebih dini gangguan pernapasan yang mungkin dialami relawan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Deteksi dini diperlukan agar potensi gangguan kesehatan akibat paparan asap dapat segera ditangani.

(adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button