Bunuh Khamenei, Israel Ultimatum Pemimpin Hizbullah Jadi Target Selanjutnya

Editorialkaltim.com — Israel memberikan ultimatum keras kepada pemimpin Hizbullah Lebanon setelah konflik regional memanas menyusul pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan gabungan Amerika Serikat–Israel.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem kini menjadi “target untuk dilenyapkan” oleh militer negaranya. Pernyataan ini muncul di tengah eskalasi serangan udara Israel terhadap posisi Hizbullah di Lebanon.
Jet-jet tempur Israel menggempur wilayah Lebanon, termasuk ibu kota Beirut dan selatan negara itu, setelah Hizbullah menembakkan rudal dan drone ke wilayah Israel.
Serangan udara tersebut menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai puluhan lainnya, menurut otoritas setempat.
Serangan Lebanon itu diduga sebagai balasan atas kematian Khamenei, yang tewas dalam gempuran serangan udara terhadap Iran oleh pasukan AS dan Israel baru-baru ini. Hizbullah mengklaim serangan roket dan drone mereka merupakan reaksi terhadap apa yang mereka sebut pembunuhan pemimpin spiritual mereka.
Qassem menggantikan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah yang tewas dalam serangan Israel pada 27 September lalu, dan kini menjadi fokus serangan Israel di Lebanon.
Hizbullah menyatakan serangan mereka sebagai bentuk solidaritas atas Iran dan hak untuk membela diri.
“Kepemimpinan perlawanan selalu menegaskan bahwa agresi Israel dan pembunuhan para pemimpin, pemuda, dan rakyat kami yang terus berlanjut memberi kami hak untuk membela diri dan membalas pada waktu dan tempat yang tepat,” kata Hizbullah pada Senin lalu, dikutip dari Al Jazeera.
Kelompok itu juga menegaskan serangan itu dilakukan untuk melindungi rakyat Lebanon dan memberi pelajaran kepada Israel.
Sementara itu, militer Israel menyatakan akan terus melancarkan serangan ke berbagai lokasi Hizbullah di Lebanon. Beberapa laporan internasional menyebut militer bahkan menargetkan markas dan komandan senior milisi tersebut dalam gelombang serangan terbaru ini. (ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



