InternasionalRagam

Tradisi Unik Iduladha di Berbagai Negara, Hewan Qurban Dihiasi Bunga

Editorialkaltim.com – Iduladha, juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban, adalah salah satu perayaan paling penting dalam agama Islam. Di seluruh dunia, umat Muslim merayakan Iduladha dengan melaksanakan salat, penyembelihan hewan kurban, dan berbagi daging kepada yang membutuhkan. Namun, di terdapat tradisi unik yang membedakan perayaan Iduladha antar satu negara. Bahakan yang menarik, ada yang mengundi, memandikan hingga menghias hewan qurban terlebih dahulu.

Penasaran? Berikut tradisi unik perayaan Iduladha di berbagai negara di dunia:

1. Melepas Balon Warna Warni di Mesir

Di Kairo, Mesir umat Islam menggelar ibadah shalat Id di bawah kantong besar yang berisi balon. Usai shalat, balon-balon tersebut akan dilepas yang disambut dengan sukacita umat Islam. Melepas balon warna-warni ini dilakukan sebagai ungkapan kebahagiaan saat perayaan Iduladha. Dikutip dari Have Halal with Travel, perayaan tersebut dilakukan di Masjid Al-Seddik, Kairo.

Hewan kurban di Mesir pada umumnya berapa domba, kambing, sapi,  atau unta. Proses penyembelihan hewan kurban tersebut dapat dilakukan kapan saja mulai dari setelah shalat Id, yaitu 10 Dzulhijjah hingga matahari terbenam pada 13 Dzulhijjah yang bertepatan dengan akhir hari tasyrik. 

Baca  Viral Warga Desa di Banjarnegara Kurban 327 Ekor Sapi-Kambing, Dagingnya Capai 25 Ton

2. Qurban Unta dan Bagi Daging Qurban Lintas Negara di Arab Saudi

Di Arab Saudi, Qurban Unta menjadi pilihan yang populer. Uniknya, unta memiliki makna dan simbolisme yang khas dalam budaya Arab. Unta dianggap sebagai hewan yang penuh dengan ketahanan, kesabaran, dan ketabahan, sehingga memilih untuk mengurbankan unta memberikan makna yang lebih mendalam bagi umat Muslim. Kendati demkian, sebagian umat Islam Arab Saudi juga berkurban domba atau kambing.

Selain itu, daging kurban di Arab Saudi didistribusikan kepada warga kurang mampu. Tak hanya dalam negeri, daging kurban di Arab Saudi juga dibagikan sampai ke negara tetangga yang membutuhkan

Saat perayaan Iduladha, sebagian besar kegiatan bisnis tutup selama tiga hari. Jika Anda berkunjung ke negara ini, jangan lewatkan kesempatan untuk pergi ke desa-desa guna melihat langsung perayaan Iduladha disana.

3. Libur Nasional Terpanjang di Turki

Idul Adha merupakan hari libur nasional terpanjang di Turki. Pemerintah menetapkan empat setengah hari libur. Sehari sebelum Idul Adha, sekolah, kantor pemerintah, bank, kantor pos dan perusahaan swasta hanya beroperasi setengah hari. Mayoritas warga di Turki menambah hari libur dengan mengambil cuti tahunan. Sehingga durasi libur bisa mencapai 9 ½ hari.

Baca  Memahami “Ilmu Padi” dalam Pandangan Islam
Iduladha jadi libur nasional terpanjang di Turki. (Indozone)

Tradisi unik lainnya di negara dua benua ini adalah, Shohibul kurban alias orang yang berkurban memilih nomor undian untuk mendapatkan jatah mereka dan mendistribusikan sendiri daging kurban ke pihak-pihak yang berhak menerima.

Di beberapa daerah di Turki bahkan merias kambing kurban menggunakan henna dan pita sebelum disembelih. 

4. Memandikan dan Merias Hewan Qurban di Pakistan

Dikutip dari kompas.com, Umat Islam Pakistan memiliki tradisi unik yakni memandikan dan merias hewan kurban. Selain menjaga kesehatan dan kebersihan hewan kurban, tradisi ini bertujuan untuk menghormati Nabi Ibrahim As. 

Merias hewan qurban di Pakistan. (Diadona).

Selain itu, para wanita muslim akan mengenakan jilbab warna-warni dan menghiasi tangan mereka dengan henna organis sebelum melakukan Salat Id.

Muslimah pakistan saat melakukan salat Id.

Sementara para pria, akan mengenakan pakaian tradisonal Pakistan, salwar kameez serta parfum alami untuk menyambut perayaan Iduladha.

Baca  Negara-negara Anggota PBB yang Belum Secara Resmi Mengakui Israel

Sebagai salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Pakistan menetapkan libur Hari Raya Idul Adha selama empat hari. Tepatnya, mulai dari 10 Dzulhijjah hingga 13 Dzulhijjah, atau bertepatan dengan akhir hari tasyrik. 

5. Anak-anak Menggunakan Pakaian Tradisional di Kosovo

Di Balkan, umat Muslim di Kosovo memperingati Hari Raya Idul Adha (dikenal sebagai Kurban Bajramit) dengan berpakaian rapi dalam pakaian terbaik mereka untuk pergi ke salat Id. Di ibu kota Kosovo, Pristina, halaman Masjid Sultan Mehmet Fatih penuh dengan penduduk setempat yang menunggu untuk melaksanakan salat Id.

Uniknya, anak-anak kecil disana akan mengenakan pakaian tradisional Kosovo yang cerah dan peci berwarna-warni duduk di pangkuan ayah mereka, mengikuti doa-doa untuk kesejahteraan jemaah yang dibacakan oleh imam. (nfa)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button