BGN Pastikan Makan Bergizi Gratis Tetap Disalurkan Selama Bulan Puasa

Editorialkaltim.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap berjalan selama bulan puasa. Pemerintah hanya melakukan penyesuaian skema penyaluran agar tetap selaras dengan pelaksanaan ibadah puasa, tanpa mengurangi tujuan utama pemenuhan gizi masyarakat.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan, pola pelaksanaan MBG selama Ramadan pada dasarnya sama seperti tahun sebelumnya. Kelompok ibu hamil dan balita tetap menerima makanan bergizi secara reguler karena masuk dalam kategori prioritas intervensi gizi.
“Bulan puasa sama seperti tahun lalu, terutama untuk ibu hamil, misalnya anak balita, itu reguler karena mereka kan rata-rata memasuki intervensi pemenuhan gizi,” ujar Dadan di sela kunjungannya ke SDN 01 Kalibaru, Jakarta, Kamis (8/1/2026), dikutip dari keterangan tertulis.
Menurut Dadan, tidak ada perubahan mekanisme penyaluran untuk kelompok tersebut karena kebutuhan gizi ibu hamil dan balita harus tetap terpenuhi meski berada di bulan puasa. Pemerintah menilai kontinuitas asupan gizi sangat penting untuk mencegah risiko stunting dan masalah kesehatan lainnya.
Sementara itu, penyesuaian dilakukan untuk penerima MBG dari kalangan anak sekolah di wilayah yang mayoritas penduduknya menjalankan ibadah puasa. Makanan bergizi tetap dibagikan di jam sekolah, namun dalam bentuk makanan siap saji yang dapat dibawa pulang.
“Untuk anak sekolah yang aktif, di daerah yang mayoritas puasa, makanan akan diberikan di jam sekolah. Tapi makanannya makanan yang siap saja, yang tahan 12 jam untuk dibawa ke rumah. Nanti untuk dikonsumsi pada saat buka,” jelas Dadan.
Skema ini diterapkan agar anak-anak tetap mendapatkan asupan gizi tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa. Dengan daya tahan makanan hingga 12 jam, siswa dapat mengonsumsinya saat waktu berbuka.
Adapun untuk daerah yang mayoritas penduduknya tidak menjalankan puasa, Dadan memastikan pelaksanaan MBG tetap berjalan normal tanpa perubahan mekanisme. Penyaluran makanan bergizi tetap dilakukan seperti hari biasa selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.
“Bagi di daerah-daerah yang mayoritas tidak puasa, itu pelayanan normal. Jadi tidak ada perubahan mekanisme dan kita akan lakukan selama hari sekolah,” tegasnya.(ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



