KaltimKukar

Sekda Kukar Ajak Pelaku Usaha Perkuat Kolaborasi demi Ekonomi Daerah

Sekretaris Daerah Kukar, H. Sunggono, saat menghadiri forum diskusi kelompok terpumpun atau Focus Group Discussion (FGD) di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara

Editorialkaltim.com – Membangun perekonomian daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan sektor swasta. Kerja sama yang terarah dinilai mampu menciptakan lingkungan bisnis yang lebih kompetitif sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar).

Hal tersebut menjadi perhatian Sekretaris Daerah Kukar, H. Sunggono, saat menghadiri forum diskusi kelompok terpumpun atau Focus Group Discussion (FGD) di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara, Tenggarong, Rabu (21/10/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Jalan Pesut Nomor 1 itu membahas pengelolaan perusahaan, tanggung jawab pelaku bisnis, serta pentingnya menjalankan kegiatan usaha sesuai dengan aturan hukum.

Baca  60 Persen Kebutuhan Minyak RI Masih Impor

Sunggono memandang komunikasi antara pemerintah dan sektor usaha perlu terus diperkuat. Hubungan yang terjalin dengan baik dapat membantu menciptakan kondisi ekonomi yang stabil sekaligus membuka ruang bagi pengembangan kegiatan bisnis.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan ekonomi tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah. Perusahaan juga mempunyai tanggung jawab untuk menjalankan kegiatan operasional secara profesional dan menjaga kepercayaan masyarakat.

“Tentu, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara diharapkan terus mendorong terciptanya ekosistem usaha yang kondusif melalui penguatan sinergi, peningkatan kesadaran hukum, dan penerapan prinsip tata kelola yang baik,” ujarnya.

Baca  Penumpang Angkutan Udara Kaltim Maret 2024 Capai 210.248 orang

Ia menjelaskan, hubungan antara pemerintah dan dunia bisnis perlu didukung kesamaan pemahaman mengenai aturan serta tanggung jawab masing-masing pihak.

Forum diskusi tersebut menjadi salah satu sarana untuk membangun komunikasi sekaligus membahas berbagai persoalan yang berpotensi menghambat perkembangan usaha.

Selain memperkuat koordinasi, pelaku bisnis juga didorong memperhatikan kualitas pengelolaan perusahaan. Hal ini mencakup mekanisme pengambilan kebijakan, pertanggungjawaban manajemen, dan pengawasan terhadap kegiatan operasional.

Baca  Dispora Kaltim Tekankan Pemda Perkuat Pengembangan Olahraga untuk POPNAS 2025

Sunggono berharap pertemuan tersebut tidak hanya menghasilkan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan bisnis yang baik, tetapi juga mendorong komitmen bersama dalam menjaga integritas.

Melalui hubungan yang semakin solid antara pemerintah dan sektor swasta, aktivitas ekonomi di Kukar diharapkan dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Kondisi tersebut sekaligus diharapkan mampu memperkuat daya saing daerah dan meningkatkan kontribusi dunia usaha terhadap pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button