

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan pembangunan fasilitas Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-46 tingkat Kalimantan Timur (Kaltim) mulai dikerjakan pada pekan kedua November 2026.
Pembangunan tersebut menjadi salah satu tahapan penting menjelang pelaksanaan MTQH yang dijadwalkan berlangsung pada 3–12 Desember 2026 di Tenggarong.
Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kukar, Sunggono, mengatakan pengerjaan infrastruktur akan dilakukan setelah tim provinsi menyelesaikan pemeriksaan terhadap lokasi perlombaan.
Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan seluruh fasilitas yang direncanakan sesuai dengan kebutuhan teknis masing-masing cabang lomba.
“Kami berharap, mudah-mudahan setelah peninjauan arena lomba di lapangan oleh tim provinsi, pembangunan infrastruktur sudah bisa mulai dikerjakan pada minggu kedua November 2026,” ujar Sunggono, Senin (19/10/2026).
Rencananya, sebanyak 12 lokasi akan digunakan sebagai arena pertandingan. Seluruhnya telah masuk dalam rancangan penyelenggaraan yang disusun panitia daerah.
Lokasi tersebut meliputi arena utama serta sejumlah tempat pertandingan lain yang tersebar di wilayah Kukar.
Sunggono menjelaskan, rancangan penggunaan lokasi telah memperoleh persetujuan awal dari pengurus LPTQ Kaltim. Namun, keputusan tersebut masih perlu diperkuat melalui pemeriksaan kondisi lapangan.
Hasil pemeriksaan nantinya menjadi acuan untuk memastikan tidak ada perubahan mendasar terhadap lokasi yang sudah ditentukan.
Di sisi lain, perkembangan persiapan dari aspek perencanaan dan koordinasi telah menyentuh angka sekitar 80 persen.
Capaian tersebut menunjukkan sebagian besar kebutuhan konseptual dan teknis telah dipersiapkan. Meski demikian, penyelesaian pekerjaan fisik masih menjadi perhatian utama panitia.
Sunggono yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kukar menilai komunikasi antara penyelenggara tingkat kabupaten dan provinsi menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan kegiatan.
Ia berharap kerja sama yang telah terbangun dapat terus dipertahankan hingga seluruh rangkaian perlombaan berakhir.
“Insyaallah tidak ada kendala. Tinggal bagaimana kita menyesuaikan perkembangan di lapangan. Yang lebih penting, komunikasi dengan panitia provinsi sangat baik,” katanya.
Menurutnya, dukungan dan koordinasi yang berjalan selama ini menjadi motivasi bagi Kukar untuk memberikan pelayanan terbaik sebagai tuan rumah.
Dengan waktu persiapan yang semakin terbatas, panitia diharapkan mampu memaksimalkan seluruh tahapan pekerjaan agar fasilitas perlombaan siap digunakan sesuai jadwal.
Pemerintah daerah pun terus mengupayakan kesiapan penyelenggaraan sehingga MTQH tingkat provinsi dapat terlaksana dengan lancar.(ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



