

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus mendorong peningkatan mutu pendidikan dengan memperkuat kompetensi guru, memperbaiki metode pembelajaran, dan membenahi tata kelola sekolah. Langkah ini dinilai penting untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Heriansyah, mengatakan peningkatan kualitas pendidikan tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fasilitas sekolah. Kompetensi tenaga pendidik juga menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan proses pembelajaran.
Menurut Heriansyah, guru memiliki tanggung jawab lebih dari sekadar menyampaikan materi pelajaran. Tenaga pendidik juga dituntut mampu membentuk karakter, menanamkan nilai moral, dan menjadi teladan bagi peserta didik.
“Kompetensi guru itu penting. Dengan guru yang berkualitas dan paham bagaimana cara mendidik, itu lebih penting, bukan hanya sekadar mengajar,” ujar Heriansyah, Selasa (13/10/2026).
Selain menyoroti kompetensi guru, Heriansyah turut menanggapi kebijakan pemerintah pusat terkait standar kenaikan kelas yang mengacu terhadap hasil penilaian peserta didik.
Ia memastikan Pemkab Kukar siap mengikuti ketentuan kementerian sepanjang kebijakan tersebut telah ditetapkan secara resmi. Menurutnya, setiap kebijakan pendidikan tentu memiliki dasar pertimbangan untuk meningkatkan kualitas SDM.
“Kalau memang sudah diinstruksikan dari kementerian, kita tegak lurus harus menerapkan. Itu pasti melalui sebuah riset atau penelitian untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia,” katanya.
Heriansyah menilai sistem penilaian peserta didik harus dilakukan secara menyeluruh. Sekolah perlu memastikan setiap siswa mencapai standar pembelajaran yang ditetapkan sebelum dinyatakan naik kelas maupun lulus.
Dengan penerapan standar yang tepat, hasil pendidikan diharapkan mampu mencerminkan kemampuan peserta didik sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi persaingan global.
Di sisi lain, pembenahan kualitas pendidikan juga harus menyentuh sistem pengelolaan sekolah. Peningkatan kapasitas guru, pembaruan metode mengajar, hingga sertifikasi sesuai bidang keahlian menjadi sejumlah aspek yang perlu mendapat perhatian.
“Peningkatan kompetensi gurunya harus kita tingkatkan, tata kelola sekolahnya harus diperbaiki, metode belajarnya juga diperbaiki,” tuturnya.
Heriansyah menegaskan perbaikan sektor pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Pembangunan sarana dan prasarana sekolah mesti berjalan seiring dengan peningkatan kualitas tenaga pendidik serta efektivitas proses pembelajaran.
Ia berharap berbagai langkah pembenahan tersebut mampu menghadirkan sistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi terhadap capaian akademik, tetapi juga membentuk karakter dan keterampilan peserta didik.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemkab Kukar dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (dhn/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



