
Editorialkaltim.com – Ketua DPRD Samarinda Helmi Abdullah mengungkapkan mayoritas aspirasi masyarakat selama pelaksanaan reses anggota DPRD Samarinda berkaitan dengan persoalan infrastruktur. Warga banyak mengusulkan perbaikan jalan, drainase, penerangan jalan umum, hingga penyediaan air bersih.
“Ya, rata-rata aspirasinya infrastruktur, semenisasi, drainase, kemudian penerangan lampu jalan, kemudian air bersih, PDAM, sumur bor. Terus juga ada masalah bantuan-bantuan sosial dan UKM,” ungkapnya, Rabu (7/10/2026).
Helmi menjelaskan, kegiatan reses DPRD Samarinda berlangsung selama delapan hari, mulai 1 hingga 8 Oktober 2026. Dalam agenda tersebut, ia menggelar pertemuan dengan masyarakat di dua titik wilayah Samarinda Utara untuk mendengarkan langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Menurutnya, kebutuhan infrastruktur masih menjadi perhatian utama masyarakat. Selain perbaikan fasilitas umum, warga turut menyampaikan usulan bantuan sosial dan dukungan bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).
Helmi memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan ditampung sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan daerah.
Usulan tersebut selanjutnya akan dibawa ke tahapan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun anggaran 2027 agar dapat diselaraskan dengan prioritas pembangunan Pemerintah Kota Samarinda.
Meski demikian, Helmi menjelaskan realisasi anggaran untuk sejumlah usulan tersebut direncanakan baru dapat dilakukan tahun 2028. Hal ini karena setiap aspirasi harus melewati proses perencanaan dan penganggaran sebelum direalisasikan.
Ia berharap berbagai kebutuhan yang disampaikan warga dapat memperoleh perhatian pemerintah daerah, terutama usulan yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar dan aktivitas masyarakat sehari-hari.
Menurut Helmi, hasil reses menjadi salah satu dasar bagi anggota DPRD dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat melalui pembahasan kebijakan dan anggaran daerah.
Ia juga menekankan pentingnya keselarasan antara aspirasi masyarakat dan program pemerintah agar pembangunan benar-benar menjawab persoalan di lapangan.
Dengan demikian, pembangunan infrastruktur yang diusulkan warga diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga memperlancar mobilitas dan mendukung kegiatan perekonomian masyarakat Samarinda. (adr/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



