BontangKaltim

Job Fair Bontang Dorong Lulusan Baru Tingkatkan Kompetensi

Pencari ketja saat melihat lowongan di papan pengumuman (Foto: Editorialkaltim/Lia)

Editorialkaltim.com – Job Fair 2026 Kota Bontang tidak hanya menjadi ruang pertemuan pencari kerja dengan perusahaan. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari di Gedung Koperasi Karyawan PT Pupuk Kalimantan Timur itu juga membuka kesempatan bagi pencari kerja untuk meningkatkan kompetensi sebelum memasuki dunia kerja.

Sebanyak 417 peluang tersedia dalam Job Fair 2026, terdiri atas 278 lowongan kerja, 108 pemagangan, 16 pelatihan, dan 15 sertifikasi.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang Asdar Ibrahim mengatakan, program magang, pelatihan, dan sertifikasi menjadi alternatif bagi masyarakat yang belum langsung mendapatkan pekerjaan.

“Tidak semua pencari kerja harus langsung masuk ke pekerjaan. Ada yang bisa memulai dari pemagangan, mengikuti pelatihan, atau mengambil sertifikasi untuk memperkuat kompetensinya,” ujar Asdar, Selasa (1/9/2026).

Baca  BUMK Berau Raih Prestasi Tinggi di Anugerah Desa Membangun Kaltim

Menurutnya, pencari kerja yang mengikuti Job Fair 2026 masih didominasi lulusan SMA/SMK sederajat. Kondisi itu menjadi perhatian karena lulusan baru umumnya membutuhkan pengalaman dan keterampilan tambahan agar lebih siap bersaing di pasar kerja.

Karena itu, Asdar mendorong peserta tidak hanya terpaku pada jumlah lowongan yang tersedia. Program yang ditawarkan perusahaan maupun lembaga terkait dapat dipilih sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing pencari kerja.

Baca  Sekda Kukar Dukung Pelatihan Ayam Petelur di Loa Duri Ilir

Pendaftaran seluruh peluang tersebut tersedia melalui aplikasi Teman Naker. Pencari kerja dapat melihat posisi maupun program yang diminati sebelum menentukan pilihan sehingga pencarian kerja lebih terarah.

Meski pendaftaran tersedia secara daring, Disnaker tetap menganjurkan pencari kerja mendatangi stan perusahaan selama Job Fair berlangsung. Sejumlah perusahaan menyediakan kesempatan bagi calon pelamar untuk bertemu langsung hingga mengikuti wawancara di tempat (walk-in interview).

“Datang langsung ke stan akan memberi kesempatan bagi pencari kerja untuk berdiskusi dengan perusahaan dan mengetahui lebih detail posisi yang tersedia,” jelasnya.

Asdar menambahkan, pencari kerja perlu memahami persyaratan setiap posisi sebelum mengirimkan lamaran. Dengan begitu, dokumen dapat disiapkan sesuai kebutuhan perusahaan sehingga peluang diterima lebih besar.

Baca  DPRD Samarinda Dukung Pelaksanaan Drag Bike Kapolresta Samarinda Cup 2025

Ia berharap Job Fair 2026 dimanfaatkan secara maksimal, terutama bagi lulusan baru yang sedang menentukan langkah awal memasuki dunia kerja.

“Jangan hanya melihat Job Fair sebagai tempat mengirim lamaran. Jadikan momentum ini untuk mencari pengalaman, membangun keterampilan, dan mengetahui kompetensi apa yang dibutuhkan perusahaan,” pungkasnya. (lia/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button